PURWOREJO, purworejo24.com – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Purworejo menggelar pelantikan Ketua Umum dan pengurus baru periode 2019-2022. Usai dilantik, Ketua HIPMI Purworejo baru, Ardani Yusuf menyatakan akan fokus pada wirausaha berbasis wisata.
Acara Pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Purworejo Periode 2019-2022 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Tengah, Billy Dahlan, mantan Ketua Umum HIPMI Purworejo Gozali Muchtar, Perwakilan Kodim 0708 Purworejo, Perwakilan Polres Purworejo, serta organisasi kepemudaan yang ada di Purworejo. Sebanyak 35 anggota dilantik dalam acara yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo pada Rabu (4/9/2019).

Sementara itu, Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti dalam sambutannya menyatakan pemuda harus dijadikan sasaran prioritas dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga menjadi generasi penerus yang maju dan mandiri.
“Menghadapi era revolusi industrl 4.0, pemuda dituntut untuk berkiprah secara nyata dalam proses pembangunan. Bentuk kiprah nyata di masyarakat jangan dipahami dan dibayangkan segera mendapatkan pekerjaan yang enak, gaji besar, dan hidup mewah tapi harus nyata bekerja memajukan di sektor manapun” ungkapnya.
Ketua terpilih HIPMI Purworejo Ardani Yusuf menyampaikan bahwa untuk pelantikan kepengurusan tahun 2019-2022 berjumlah 35 orang dari berbagai latar belakang bisnis.
Untuk meningkatkan eksistensi dan kompetensi, HIPMI Kabupaten Purworejo mencanangkan progam untuk membangun kewirausahaan di kalangan generasi muda. Hari ini HIPMI dituntut untuk merespon era milenial atau yang sering disebut era revolusi industri 4.0.
Ardani Yusuf menyampaikan bahwa kalangan pemuda jangan sampai hanya bekerja atau hijrah keluar kota untuk bekerja namun dapat menjadi entrepreneur (wirausahawan) di daerah.
“Bagaimana nantinya adik-adik kita tidak hanya bekerja dan berhijrah untuk bekerja, tapi bisa menjadi entrepreneur, karena berkarya di kandang sendiri adalah merupakan kebanggaan dan kemandirian untuk Kabupaten Purworejo,” ucapnya kepada purworejo24.com saat ditemui usai acara.
Ketua BPD HIPMI Jawa Tengah, Billy Dahlan menambahkan, untuk menyambut adanya Bandara NYIA dan Bendungan Bener, Kabupaten Purworejo akan menjadi jalur wisata. Maka dari itu BPD HIPMI Jateng sependapat jika HIPMI Purworejo akan mengangkat wirausaha berbasis wisata atau tourism di Purworejo.
“Untuk fokus tourism ini nanti akan diangkat oleh Ketum Ardani karena moment nya memang tepat dan infrastruktur sudah mendukung dan jauh lebih gampang, kalau Ketum Ali kepengurusan yang dulu fokusnya adalah kewirausahaan atau entrepreneur,” ucapnya. (P24-Byu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








