PURWOREJO, purworejo24.com – Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM berharap Dana Desa yang cukup besar hendaknya dimanfaatkan untuk kemajuan desa. Terutama menjadikan desa berdaya seperti mewujudkan program satu desa satu produk, juga pembenahan infrastruktur desa.
Hal ini disampaikan Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM, pada Pembekalan Kepala Desa Baru Hasil Pilkades Serentak 2019 yang diselenggarakan Dinpermasdes, di Hotel Sanjaya Inn, Senin (2/9).
“Bapak Ibu kepala desa, jangan takut menggunakan anggaran, dengan catatan harus sesuai ketentuan yang sudah diatur dalam Undang-Undang. Saya percaya Bapak Ibu kades ini berniat akan memajukan desanya supaya rakyatnya sejahtera,” ujar Bupati.
Kepada 341 kepala desa baru yang hadir dalam acara tersebut, Bupati mengatakan, dalam mewujudkan kemajuan desa tentu juga diupayakan bersama-sama membahas dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Dalam bermusyawarah kemudian terjadi berbeda pendapat, tentu agar segera ada solusinya, supaya pemerintahan desa dapat berjalan dengan baik.
“Banyak kepala desa yang protes, dana desa belum dicairkan. Ini permasalahan yang harus dipahami, pencairan dana desa didasarkan pada laporan keuangan desa yang masuk sesuai waktu yang ditentukan. Kalau laporannya saja tidak disampaikan tepat waktu, ya pasti tidak bisa cair. Hal ini agar diperhatikan,” ujar Bupati.
Dikatakan Bupati, desa merupakan pusat pertumbuhan ekonomi, maka Kabupaten Purworejo bisa maju karena desanya maju. Sehebat apapun kepala daerah, tidak akan maju kalau desanya tidak maju. Maka sangat perlu kebersamaan antara pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten dalam rangka membangun desa seluruh Kabupaten Purworejo .
“Ini tugas semua, untuk itu tolong saya dibantu agar Purworejo bisa lebih sejahtera,” harapya.
Bupati juga berkomitmen untuk kesejahteraan Kepala Desa, karena sangat disadari tugas kepala desa sangat berat. Tentu juga agar diimbangi kesejahteraan yang memadai. “InsaAllah saya berkomitmen terhadap kesejahteraan Bapak Ibu kepala desa, dan saya mengapresiasi Bapak Ibu dalam mengemban tugas di desa,” tutur Bupati.
Sementara itu Bupati merasa keinginannya untuk menghadiri setiap kegiatan di desa/kelurahan se-Kabupaten Purworejo, belum bisa terealisasi. Mengingat padatnya jadwal kegiatan kepala daerah setiap harinya, sehingga tidak semua acara bisa didatangi.
“Sehari jadwal kegiatan bisa mencapai 25 acara, jadi saya mohon maaf bukan tidak mau hadir tapi karena banyaknya jadwal. Namun saya InsyaAllah berusaha hadir di desa. Saya membuka diri melalui grup Whatshapp, semua keluhan akan saya perhatikan dan perjuangkan,” tegas Bupati. (P24-Drt)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








