EkonomiPemerintahanWisata

Sambut Romansa 2020, Dinparbud Ajak Pelaku Usaha Susun Paket Wisata Purworejo

402
×

Sambut Romansa 2020, Dinparbud Ajak Pelaku Usaha Susun Paket Wisata Purworejo

Sebarkan artikel ini
Alun-alun Purworejo
Alun-alun Purworejo

BUTUH, purworejo24.com – Sejumlah pelaku pariwisata Purworejo bersinergi menyusun Paket Wisata Purworejo. Hal ini dilakukan untuk menyambut datangnya tahun kunjungan wisata Romansa Purworejo 2020,

Bertempat di Ruang Rapat SAC Andong, Kecamatan  Butuh, Kabupaten Purworejo, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Bidang Pengembangan Kapasitas dan Promosi Wisata bersama dengan pelaku usaha pariwisata menyusun paket One Day Tour di wilayah Purworejo.

Sejumlah pelaku pariwisata bersinergi menyusun Paket Wisata Purworejo. (8/8/2019)
Sejumlah pelaku pariwisata bersinergi menyusun Paket Wisata Purworejo. (8/8/2019)

Dalam penyusunan paket ini hadir juga perwakilan dari pelaku usaha wisata diantaranya, Anthony dari Sumber Adventure Center (SAC), Mei dari Sekar Ayu Tour and travel, Warung Bogowonto, Resto and Cafe Bogowonto 77, Rumah Makan Ayam Bakar Bambu Kuning (ABK), Komunitas Pecinta Kota Lama (Kopikola), Jiworejo Jeep.

“Dinparbud dalam kesempatan ini menyampaikan ajakan untuk bersama bangkit, menyusun paket wisata untuk menyambut Romansa Purworejo 2020,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Promosi Wisata, Dyah Woro Setyaningsih, S.Sos.MM, Kamis (8/8/2019) pagi.

Dikatakan, untuk menyambut tahun kunjungan wisata itu, semua pihak, baik pelaku wisata maupun pelaku usaha, harus saling support dan memberikan pelayanan yang baik terhadap wisatawan untuk menjual paket wisata Purworejo.

Dalam pembahasan paket itu, SAC menyatakan siap menyediakan armada, dengan paket mobil minibus (avanza, xenia) untuk paket 5 orang, dengan tujuan lokal Purworejo, Kulon Progo dan Magelang. Shuttle bus kapasitas 15 orang dan Big Bus kapasitas 50 orang. Sedangkan rumah makan ABK siap menyajikan menu harian maupun menu prasmanan sesuai budget.

“Begitu juga dengan Rumah Makan Bogowonto, dan Cafe n Resto Bogowonto 77 yang punya paket ngopi dengan kisaran harga maksimal Rp20.000 dan juga mix seafood Rp50.000/orang sudah termasuk kopi. Sedangkan Pasar Monggo Mampir, Banyuurip punya paket Rp20.000/orang dengan makan sepuasnya,” sebutnya.

Tak hanya itu, Kopikola juga memiliki kegiatan saka pariwisata yang menghasilkan guide wisata dengan kemampuan Bahasa Inggris, Jepang, Perancis.

“Rute wisata kota lama ini mulai dari basecamp yaitu di SMAN 7 (sedang diusulkan menjadi Cagar Budaya Nasional) yang dilengkapi dengan photobooth dengan foto kostum jaman londo, sudah disiapkan juga storytelling dalam bentuk leaflet, booklet, dan brosur.  Dari SMA 7 bisa menyusuri seputar Alun- alun, Masjid Agung, Gereja GBIP, Museum Tosan Aji, Stasiun Purworejo, dan Kelenteng Baledono (kelenteng tertua se Kedu),” ungkapnya.

Paket pertama itu, lanjutnya, ditujukan untuk wisatawan dari luar Purworejo. Paket juga bisa ditawarkan ke sekolah- sekolah dengan surat edaran Bupati.

“Untuk anak sekolah, sisa waktu di sore hari bisa menikmati renang di SAC,” ujarnya. (P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.