BAYAN, purworejo24.com – Ribuan pedagang hewan kurban musiman membanjiri pasar hewan di Purworejo, Jawa Tengah. Akibatnya, penjualan hewan kurban pun merosot karena antara jumlah pembeli dan pedagang tidak seimbang.
Para pedagang hewan kurban nampak memenuhi pasar hewan Batoh, Kecamatan Bayan pada Kamis (8/8/2019). Peningkatan jumlah pedagang musiman terlihat jelas dibanding hari-hari biasa.
Pedagang musiman yang sejak pagi membanjiri pasar itu nampak sibuk lalu lalang menawarkan hewan bawaan yang hendak dijual. Jika pada hari pasaran hewan biasa, jumlah pedagang tak lebih dari 500 orang, namun menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini jumlah pedagang musiman yang berjubel tak kurang dari 2.000 orang.

“Hari ini ramai banget, padahal kalau hari pasaran biasa paling banyak cuma 500 pedagang, ini sekarang bisa 2.000-an lebih. Kalau pasar sini kan hari pasarannya Kamis sama Minggu, hari ini terakhir pasaran karena Idul Adha kan hari Minggu besok, jadi ya sangat ramai,” kata salah satu pedagang Kambing, Hartono (29) saat ditemui purworej24.com di Pasar Batoh, Kamis (8/8/2019).
Karena jumlah pedagang lebih banyak dibandingkan jumlah pembeli, pedagang pun harus gigit jari lantaran hewan kurban banyak yang tidak laku. Selain kebanjiran pedagang, faktor ekonomi juga dianggap menjadi pemicu lesunya daya beli.
“Rata-rata kalau kambing harganya Rp2,5 juta sampai Rp3 juta, kalau harganya diatas Rp3 juta pasti nggak laku. Ini aja baru laku satu. Benar-benar sepi pembeli beda dengan tahun lalu sampai barangnya kurang-kurang kalau tahun lalu,” lanjutnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Giman (50) salah satu pedagang sapi. Giman terpaksa menurunkan harga sapi dagangannya untuk menarik pembeli.

“Sapi saya jual dari harga Rp 18 juta sampai Rp 23 juta, tapi ini sepi beda dengan tahun lalu ramai. Biar laku ya harganya saya turunkan kadang satu ekor rugi Rp 1 juta, tapi ya mudah-mudahan sapi lain bisa dijual dengan harga tinggi untuk nutup kerugian yang lain,” tuturnya. (P24-Hare)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








