BAGELEN, purworejo24.com – Kecelakaan di perlintasan KA tanpa palang pintu kembali terjadi di Purworejo, Jawa Tengah. Mobil seorang anggota TNI tersambar kereta saat tengah menyeberang perlintasan rel.
Jika sebelumnya mobil pelat merah nopol AA 154 AC yang dikemudikan oleh Camat Purwodadi, Hery Raharjo (40) warga Kelurahan Pangen Juru Tengah, Kecamatan Purworejo, tersambar kereta api KA Solo Ekspres, Selasa (30/7/2019) malam di perlintasan KA tanpa palang pintu ikut Desa Plandi Kecamatan Purwodadi, kali ini kecelakaan kembali terjadi dan menimpa milik Pelda Beny, anggota unit intel Kodim 0708 Purworejo, yang tinggal di Dusun Kalibilung Desa Bagelen Kecamatan Bagelen.
Baca juga: http://purworejo24.com/2019/07/30/mobil-camat-purwodadi-tertabrak-ka/
Mobil R4 Honda CRV dengan Nopol B 1252 QS tersambar kereta api 151 A Bogowonto di perlintasan KA tanpa palang pintu di jalur Wojo-Jenar KM 494+641, Dusun Bedug Desa Bagelen Kecamatan Bagelen. Kecelakaan itu terjadi pada sabtu (3/8/2019) sekitar pukul 09.50 wib.
“Saya itu lagi dirumah, tiba -tiba dikabari kalau mobil saya tersambar kereta di perlintasan KA dusun Bedug,” kata Beny saat ditemui purworejo24.com, di lokasi kejadian.
Diceritakan, sabtu pagi itu, Beny berencana akan memperbaiki audio kendaraannya. Dengan memanggil tukang bengkel ke rumah. Setelah terjadi kesepakatan, mobil tersebut lalu dibawa ke bengkel.

Dalam perjalanan, mobil yang dikemudikan karyawan bengkel, Wawan sampai di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Saat menyeberang perlilntasan tanpa penjagaan, Wawan kaget tiba-tiba dari arah selatan Jogjakarta menuju ke Purwokerto, muncul kereta api Bogowonto dengan nomor KA 151 A dengan masinis Purwanto Fajar Tama Santoso. Kereta api kemduian menyambar mobil yang dikemudikan Wawan dan mengenai bagian depan.
“Supir sempat berusaha mundur namun karena jarak sudah terlalu dekat tetap saja tersambar dibagian depan,” katanya.
Beruntung tak terjadi korban jiwa ataupun luka dalam kecelakaan itu, namun mobil milik Beny ringsek di bagian depan. Akibat kecelakaan itu, Beny diperkirakan mengalami kerugian sekitar 15 juta rupiah. (P24-Drt)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








