HukumPendidikan

Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak, DP3AKB Gandeng Penggiat Media

277
×

Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak, DP3AKB Gandeng Penggiat Media

Sebarkan artikel ini
DP3AKB Jateng menggandeng para penggiat media gelar pelatihan media sensitif gender (15-16/7/2019)
DP3AKB Jateng menggandeng para penggiat media gelar pelatihan media sensitif gender (15-16/7/2019)

MAGELANG, purworejo24.com –  Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Tengah menggandeng para penggiat media dengan mengelar pelatihan media sensitif gender. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Acara yang dikemas dalam pelatihan media sensitif gender bagi penggiat media itu digelar selama dua hari sejak Senin (15/7) hingga hari ini Selasa (16/7/2019) di salah satu hotel di Magelang.

“Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk meningkatkan integrasi perspektif perlindungan anak dalam praktek jurnalistik, serta mendorong terwujudnya pemberitaan ramah anak sesuai prinsip perlindungan anak,” kata ketua panitia penyelenggara, Daru Kuncoro saat memberikan sambutannya.

Pelatihan digelar dengan menggandeng puluhan peserta dari unsur jurnalis yang bertugas di wilayah Kebumen, Purworejo serta Magelang. Instansi lain seperti Humas Kodim 0708 Purworejo, Humas Polres Kebumen, Humas Polres Kabupaten dan Kota Magelang, Humas Polsek se-Purworejo serta admin medsos.

Kamsul Hasan memberikan materi dalam Pelatihan Media Sensitif Gender (15-16/7/2019).
Ketua KKW PWI, Kamsul Hasan memberikan materi dalam Pelatihan Media Sensitif Gender (15-16/7/2019).

Beberapa materi yang berhubungan dengan perlindungan anak dan perempuan pun diberikan kepada para peserta. Agar tidak salah dalam bertindak terutama dalam penulisan berita serta penyebarannya, para peserta harus memahami aturan yang ada. Di penghujung acara, peserta diberi tugas untuk mencari permasalahan yang ada sekaligus memecahkannya.

Sementara itu, Ketua Komisi Kompetensi Wartawan (KKW) PWI Pusat, Kamsul Hasan yang menjadi salah satu narasumber dalam pelatihan itu mengharapkan agar para penggerak media mampu memberikan informasi yang sesuai dengan aturan khususnya tentang hal yang menyangkut perempuan dan perlindungan anak.

“Teman-teman wartawan harus mampu memfilter informasi yang didapatkan dari narasumber sehingga  sesuai dengan kode etik jurnalistik maupun Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA),” harapnya.

Sebagai salah satu peserta pelatihan, Iptu Siti Komariah yang juga menjabat sebagai Kasubbag Humas Polres Purworejo berharap agar acara tersebut dapat dilaksanakan dengan rutin sehingga peserta dapat mengerti aturan dan dapat memilah-milah berita yang ramah anak.

“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini apalagi kalau diadakan secara rutin sehingga peserta dapat memilah berita mana yang dapat diekspos dan mana yang enggak,” ucapnya.(P24-Byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.