PURWOREJO, purworejo24.com – Mayoritas pengusaha sablon kaos hanya melayani pesanan dalam jumlah banyak. Untuk mengambil peluang usaha lain yang juga menjanjikan, seorang pengusaha di Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah membuka jasa sablon kaos satuan dengan harga terjangkau.
Jasa sablon kaos yang bisa melayani meskipun hanya satu buah kaos itu, kini ditekuni oleh Agus Galih (35). Tempat usaha di Jl Ring Road Utara, Kelurahan Mranti, Kecamatan Purworejo miliknya pun setiap hari selalu ramai didatangi pemesan.
“Saya mendirikan usaha dari tahun 2014 di Kelurahan Lugosobo, Kecamatan Gebang, modal awalnya dulu gadai BPKB kendaraan sebesar Rp 5 juta. Awal usaha mengontrak perumahan dengan luas 5×6 meter sebagai tempat produksi, tapi karena banyak pesanan maka kontrakan tersebut terasa sempit dan akhirnya pindah tempat produksi di jalan Road Utara,” kata Agus Galih saat ditemui purworejo24.com, Minggu (21/7/2019).
Selain melayani sablon kaos, ia juga melayani sablon sweater, gamis serta aksesoris seperti tas, cup dan lain-lain. Pemesan pun bisa memilih kaos serta aksesoris lain yang sudah disediakan dan membuat gambar sablon sesuai keinginan sendiri.

Harga untuk satu kaos dibanderol Rp 80.000, termasuk biaya sablon tiga warna ukuran A3. Sementara untuk sweater dibanderol Rp 90.000 – Rp 100.000 per potong, dengan dua sampai tiga warna sablon. Selain melayani order dalam jumlah satuan, Galih juga melayani pesanan grosir.
“Untuk layanan grosir ini, konsumen harus memesan minimal tujuh potong kaos, sweater atau gamis. Untuk aksesoris biasanya minimal 12 lembar. Harga grosir kaos dipatok Rp75.000 untuk 3 warna sablon, sedangkan harga grosir sweater mulai Rp85.000 – Rp100.000. Harga tergantung gambar dan banyaknya warna karena semakin banyak warna screen yang digunakan juga semakin banyak,” imbuhnya.
Dengan usaha yang ditekuninya ini, Galih bisa meraup omset sekitar Rp30 juta per bulan. Untuk mempromosikan jasa sablonnya, Galih juga menggunakan media sosial instagram serta facebook. Para pemesan pun tidak hanya berasal dari Purworejo saja namun juga berasal dari luar kota.
“Setiap bulan bisa mencapai 350 lembar kaos pesanan, yang dari online saja sampai 300 an kaos, sisanya offline. Pemesan tidak hanya dari Purworejo, tapi juga dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Surabaya, Trenggalek, Pacitan, Kalimantan, Lampung dan masih banyak lagi. Omsetnya sekitar Rp 30 juta setiap bulan,” tutupnya. (P24-Byu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








