PURWOREJO, purworejo24.com – Sebanyak 805 calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah siap diberangkatkan ke tanah suci Mekkah pada musim haji tahun 2019 ini. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya memberangkatkan 730 jamaah haji.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Purworejo, Bambang Sucipto, dalam acara pelepasan calon jamaah haji Kabupaten Purworejo Tahun 1440H/ 2019 M di pendopo Kabupaten Purworejo, pada Selasa (9/7/2009). Acara pelepasan dihadiri Bupati Purworejo, Agus Bastian, perwakilan Forkompinda, panitia penyelenggara haji, Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan seluruh calon jamaah haji se-Kabupaten Purworejo.

Lebih lanjut Bambang Sucipto menjelaskan, dari jumlah 804 yang telah dinyatakan lunas dan siap berangkat terdapat realisasi 3 calon jamaah yang mengundurkan diri, 2 calon meninggal dunia atas nama Musribut warga Desa Sukowuwuh, Kecamatan Bener dan Ngaisah warga Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri. TPHD 6 orang terdiri atas kloter 32 KBIH, yaitu KH Dawud Maskuri, Yuli Hastuti (wakil bupati), dr Khusni Mubarak dan Kloter 33 yaitu Luhur Pambudi (ketua DPRD), Bahrul Ulum Ruli serta Dr Nur Salim.
“Dari 805 calon jamaah haji terbagi atas 391 calon jamaah pria dan 414 calon jamaah wanita. Adapun calon jamaah termuda bernama agus setyawan dengan usia 23 tahun asal Desa Ngampel, Kecamatan Kemiri, dan calon jamaah tertua bernama Djeminten usia 93 tahun asal Desa Tlogorejo, Kecamatan Butuh,” katanya.
Disampaikan, pemberangkatan calon jamaah haji terbagi atas 5 kloter, dengan jadwal pemberangkatan yaitu Kloter 31, 32, 33, 34 pada tanggal 16 Juli 2019, dan Kloter 96 pada tanggal 4 Agustus 2019.

Sementara itu, Bupati Agus Bastian menyebut tingkat kesejahteraan masyarakat Purworejo meningkat jika melihat kenaikan pendaftar haji dari tahun ke tahun yang terus melonjak. Bupati berpesan agar calhaj asal Kabupaten Purworejo selalu menjaga kesehatan selama prosesi ibadah haji. Jamaah diminta mempersiapkan diri dari segala kemungkinan selama berada ditanah suci.
“Jaga kesehatan, segera hubungi tim kesehatan, dan saya berharap jangan sampai ada yang tertinggal disana dan bisa kembali ke Indonesia sebagai haji mabrur,” katanya. (P24-Drt)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








