PURWOREJO, purworejo24.com – Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui bimbingan teknis inovasi perangkat daerah yang menyasar parapelaku UMKM.
Dalam Bimtek yang diselenggarakan beberapa waktu yang lalu ini, Kecamatan Bener menyampaikan inovasi PUN CAKEB sebagai pola pemberdayaan UMKM di tingkat kecamatan.
Program tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM di seluruh desa di Kecamatan Bener untuk mendapatkan pelatihan, bimbingan, hingga pendampingan pengembangan produk dan pemasaran.
Camat Bener Bambang Surtianto mengatakan, Inovasi PUN CAKEB merupakan salah satu inovasi Kecamatan Bener yang secara khusus menyasar pelaku UMKM.
“PUN CAKEB” adalah sebuah inovasi berupa pola pemberdayan masyarakat yang dibangun dengan dilatarbelakangi oleh masih adanya permasalahan pelaku usaha mikro kecil menengah.
“PUN CAKEB ini kita melatih, memberikan wawasan, memberikan bimbingan dan penyuluhan, juga mengadakan diklat untuk teman-teman UMKM di seluruh Kecamatan Bener,” kata Bambang pada Sabtu (19/9/2026).
Menurut dia, pelaku UMKM dari setiap desa di Kecamatan Bener dihimpun dalam satu wadah bernama UMKM Wayah Bener.
Wadah tersebut menjadi bagian dari upaya Kecamatan Bener untuk mempertemukan dan mengembangkan pelaku usaha dari berbagai desa.
Bambang mengatakan, program pembinaan UMKM melalui PUN CAKEB sebenarnya telah berjalan sejak 2024.
Dalam pelaksanaannya, Kecamatan Bener menggandeng sejumlah pihak untuk memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM.
Di antaranya Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (Dinkukmp) Kabupaten Purworejo, Badan Otorita Borobudur (BOB), serta sejumlah perguruan tinggi.
“Kita bekerja sama dengan BOB dan teman-teman dari universitas, tidak hanya dari universitas di Purworejo, tetapi juga dari UII, UGM dan sekitarnya,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan, pelatihan dalam program PUN CAKEB tidak hanya dilakukan satu kali. Kecamatan Bener ingin pembinaan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan pengembangan usaha.
“Tahapan tersebut mencakup peningkatan kualitas kerajinan atau produk, pengemasan, hingga pemasaran,” katanya.
Ke depan, pelatihan juga diarahkan pada pemasaran produk secara digital agar jangkauan pasar UMKM Bener semakin luas.
“Kalau yang pertama Bimtek untuk peningkatan kerajinannya, tahap kedua untuk pengemasannya, kemudian tahap ketiga untuk pemasarannya. Besok-besok kita mau mengadakan pelatihan untuk pemasaran secara digital,” kata Bambang.
Bambang berharap pembinaan tersebut tidak berhenti pada peningkatan kemampuan pelaku usaha, tetapi juga berdampak terhadap perluasan pasar produk UMKM.
Menurut dia, targetnya produk unggulan dari desa-desa di Kecamatan Bener tidak hanya dipasarkan di wilayah kecamatan maupun Kabupaten Purworejo.
Ia menyebut sejumlah produk UMKM binaan bahkan sudah berhasil dipasarkan hingga luar Pulau Jawa.
“Harapannya teman-teman UMKM di seluruh wilayah Kecamatan Bener bisa meningkatkan produk unggulannya dan memasarkan tidak hanya di Kecamatan Bener, tetapi menembus pasaran di luar Kabupaten Purworejo,” ujar Bambang.
“Alhamdulillah ada beberapa yang pemasarannya sudah sampai ke Bali,” lanjutnya.
Bambang menilai pengembangan UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Karena itu, Kecamatan Bener akan melanjutkan pembinaan melalui Pon Cakep dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.
Selain PUN CAKEB Kecamatan Bener juga memiliki inovasi lain yang menyasar kelompok penyandang disabilitas, yakni DPO.
Kedua inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Kecamatan Bener mengembangkan potensi masyarakat melalui program yang menyasar kelompok berbeda.
Bambang berharap penguatan UMKM melalui PUN CAKEB dapat membuat semakin banyak produk lokal Bener berkembang, memiliki daya saing, dan mampu menjangkau konsumen di luar daerah.
“Harapan yang lebih utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di wilayah Kecamatan Bener,” kata Bambang.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









