Militer

TMMD Buka Asa di Perbukitan Perbatasan Purworejo-Wonosobo

16
×

TMMD Buka Asa di Perbukitan Perbatasan Purworejo-Wonosobo

Sebarkan artikel ini
Gotong royong buka akses jalan
Gotong royong buka akses jalan

BRUNO, purworjo24.com – Di tengah perbukitan yang menjadi kawasan perbatasan Kabupaten Purworejo dan Wonosobo, semangat pembangunan terus bergerak. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, masyarakat Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, kini menatap harapan baru dengan hadirnya pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

Kondisi geografis yang cukup menantang tidak menyurutkan langkah Satgas TMMD bersama masyarakat untuk menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan jalan rabat beton yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga serta memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Pasi Ter Kodim 0708/Purworejo mengatakan, pelaksanaan TMMD di Desa Watuduwur tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bentuk kehadiran TNI dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi medan.

TMMD ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat. Walaupun berada di wilayah perbatasan Kabupaten Purworejo dan Wonosobo dengan kondisi medan yang cukup menantang, semangat untuk membangun tidak boleh mengenal batas,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Desa Watuduwur diharapkan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Jalan yang dibangun bukan hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga diharapkan mendukung kelancaran berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi.

Harapan kami, apa yang dibangun melalui TMMD ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Yang paling penting, semangat gotong royong antara TNI dan rakyat terus terjaga,” tambahnya.

Semangat gotong royong memang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD di Watuduwur. Warga turut terlibat secara sukarela dalam berbagai pekerjaan, mulai dari membantu menyiapkan material hingga mendukung proses pengerjaan jalan bersama personel Satgas TMMD.

Keterlibatan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya dikerjakan oleh pemerintah maupun TNI, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian dan tanggung jawab bersama. Kebersamaan antara Satgas TMMD dan warga sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Bagi masyarakat Watuduwur, pembangunan jalan memiliki arti yang lebih luas daripada sekadar perubahan kondisi infrastruktur. Akses yang semakin baik diharapkan dapat memudahkan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, membuka konektivitas dengan wilayah sekitar, serta memberikan peluang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Di kawasan perbukitan yang menjadi batas Kabupaten Purworejo dan Wonosobo itu, TMMD Reguler ke-129 membawa pesan bahwa keterbatasan geografis bukan alasan untuk menghentikan pembangunan. Justru di wilayah dengan tantangan akses seperti itulah kehadiran pembangunan menjadi semakin berarti.

Dari Desa Watuduwur, semangat gotong royong terus dirawat. Jalan yang dibangun diharapkan bukan hanya menjadi penghubung antarlokasi, tetapi juga menjadi penghubung menuju kesempatan, kemudahan akses, dan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

TMMD pun kembali menunjukkan bahwa pembangunan dapat tumbuh dari kebersamaan. Dari pelosok perbukitan Watuduwur, asa masyarakat perlahan terbuka, selangkah demi selangkah, seiring terbukanya akses menuju masa depan.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.