BRUNO, purworejo24.com – Pembangunan jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, tidak hanya menjadi pekerjaan Satgas TMMD. Warga setempat turut mengambil bagian, menunjukkan bahwa pembangunan desa tumbuh dari semangat gotong royong.
Salah satunya Sumiyati (51), warga Dusun Ketepeng, Desa Watuduwur. Di tengah kesibukannya sebagai warga desa, ia secara sukarela ikut membantu Satgas TMMD mengerjakan pembangunan jalan rabat beton yang menjadi salah satu sasaran fisik program tersebut.
Kamis (6/8/2026), ketika tiba jadwalnya membantu, Sumiyati kembali turun ke lokasi. Tanpa banyak pertimbangan, ia bergabung bersama warga lainnya untuk mendukung pekerjaan pembangunan jalan.
Bagi Sumiyati, keterlibatannya dalam TMMD bukan sekadar membantu pekerjaan Satgas. Ada rasa kepedulian terhadap desa yang mendorongnya untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan fasilitas yang nantinya juga akan digunakan oleh masyarakat.
“Saya ikut membantu semampu saya. Kalau sudah tiba jadwalnya, saya tidak keberatan untuk turun membantu. Ini jalan untuk kepentingan kita bersama, jadi harus kita dukung bersama-sama,” ujar Sumiyati.
Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD di desanya memberikan kesempatan kepada warga untuk berbuat sesuatu secara langsung bagi lingkungan tempat mereka tinggal. Pekerjaan yang dilakukan bersama-sama juga membuat suasana pembangunan terasa lebih dekat dan penuh kebersamaan.
“Senang bisa ikut membantu bapak-bapak TNI. Kami warga merasa ikut memiliki dan ikut bertanggung jawab supaya pembangunan jalan ini cepat selesai,” tambahnya.
Semangat Sumiyati menjadi gambaran bahwa partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Tidak hanya kaum laki-laki, warga perempuan pun turut ambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.
Bagi Satgas TMMD, keterlibatan masyarakat menjadi energi tambahan dalam menyelesaikan pembangunan. Dukungan warga juga memperlihatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh hasil pekerjaan fisik, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat yang nantinya akan merawat dan memanfaatkannya.
Kebersamaan antara warga dan TNI tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di lokasi pembangunan, sekat antara aparat dan masyarakat seolah melebur dalam satu tujuan: menyelesaikan pembangunan yang manfaatnya akan kembali kepada warga.
Melalui gotong royong, pekerjaan yang berat dapat dilakukan bersama. Warga memberikan tenaga dan dukungan, sementara Satgas TMMD terus bekerja mengejar penyelesaian sasaran fisik sebelum program TMMD Reguler ke-129 berakhir.
Dengan dukungan masyarakat seperti Sumiyati, pembangunan jalan rabat beton di Desa Watuduwur terus dikebut. Bukan hanya jalan yang sedang dibangun, tetapi juga semangat kebersamaan yang diharapkan tetap tumbuh setelah program TMMD selesai.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









