PURWOREJO, purworejo24.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Purworejo menggelar Kejuaraan Kid Athletics untuk pertama kalinya di Stadion Sarwo Edhi Wibowo, Purworejo, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang bekerja sama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Purworejo tersebut menjadi langkah awal dalam membina dan menemukan bibit-bibit atlet atletik sejak usia dini.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Sebanyak 617 peserta dari 362 TK dan SD mengikuti kejuaraan ini. Mereka berkompetisi pada tiga nomor perlombaan, yakni Sprint, Kanga Escape, dan Formula One. Total nomor pertandingan yang diikuti mencapai 707 nomor, menunjukkan besarnya minat sekolah dan orang tua terhadap ajang pembinaan olahraga usia dini tersebut.
Ketua PGRI Kabupaten Purworejo, Irianto Gunawan, S.Pd, mengatakan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari upaya membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Kami ingin mengawali pembibitan atletik sejak usia dini. PGRI bekerja sama dengan PASI agar anak-anak yang memiliki potensi dapat diarahkan mengikuti pembinaan dan latihan di klub-klub atletik yang ada di Kabupaten Purworejo,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini pembinaan atlet usia dini, khususnya melalui konsep Kid Athletics, belum pernah dilaksanakan di Purworejo. Karena itu, PGRI berinisiatif menghadirkan wadah bagi anak-anak kelompok usia 5 hingga 10 tahun untuk mengenal olahraga atletik secara menyenangkan sekaligus kompetitif.
Irianto menjelaskan, pembinaan sejak usia dini sangat penting agar prestasi atlet dapat berkembang secara berjenjang. Atlet yang dibentuk melalui proses latihan sejak kecil dinilai memiliki karakter, mental bertanding, serta kemampuan teknik yang lebih matang dibandingkan atlet yang muncul secara instan.
“Kalau atlet dibina sejak kecil, prestasinya akan berkembang terus dan tidak stagnan. Regenerasi atlet harus dimulai dari sekarang agar Purworejo tidak pernah kehabisan atlet berprestasi,” katanya.
Ia berharap konsep pembinaan seperti ini dapat menginspirasi cabang olahraga lainnya untuk menyelenggarakan kegiatan serupa. Menurutnya, olahraga tidak cukup hanya berorientasi pada penyelenggaraan kompetisi, tetapi juga harus memikirkan proses pembinaan jangka panjang.
“Kami siap berkolaborasi dengan cabang olahraga mana pun. Yang penting tujuannya sama, yaitu membangun prestasi olahraga Kabupaten Purworejo,” tambahnya.
Irianto menegaskan, penyelenggaraan kejuaraan ini murni untuk pembinaan, bukan mencari keuntungan. Seluruh sponsor yang terlibat memberikan dukungan secara sukarela tanpa orientasi profit.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan para profesional dari PASI yang bertugas sebagai starter, timer, hingga perangkat pertandingan lainnya sehingga pelaksanaan kejuaraan berjalan sesuai standar.
“Kalau PGRI membuat kegiatan olahraga, kami menggandeng orang-orang yang memang profesional di bidangnya agar kualitas penyelenggaraannya terjaga,” ujarnya.
Ke depan, PGRI berkomitmen menjadikan Kejuaraan Kid Athletics sebagai agenda tahunan. Dengan adanya kalender kompetisi yang rutin, sekolah, pelatih, dan orang tua diharapkan memiliki waktu untuk mempersiapkan atlet-atlet muda secara lebih baik.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan, Margono, S.Pd, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PGRI dan PASI dalam menggali potensi atlet usia dini di Kabupaten Purworejo.
“Kegiatan ini menjadi pembuka pembinaan atletik sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak TK hingga SD kelas IV. Harapannya, dari sini lahir atlet-atlet profesional yang mampu berprestasi dalam jangka panjang,” katanya.
Margono yang juga menjabat sebagai Ketua Harian PASI Kabupaten Purworejo menjelaskan, pemilihan cabang atletik dilakukan karena merupakan olahraga dasar yang dapat menjadi fondasi bagi perkembangan kemampuan fisik anak, seperti kecepatan, kelincahan, koordinasi, keseimbangan, dan daya tahan.
Selain sebagai ajang kompetisi, Kid Athletics juga menjadi media pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, dan rasa percaya diri sejak dini.
Pada kejuaraan perdana ini, setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp20.000 per nomor perlombaan. Panitia juga menyediakan medali, piagam penghargaan, serta uang pembinaan dengan total hadiah sekitar Rp7,2 juta bagi para pemenang.
Melalui penyelenggaraan Kejuaraan Kid Athletics perdana ini, PGRI dan PASI Kabupaten Purworejo berharap mampu melahirkan regenerasi atlet yang berkesinambungan sekaligus memperkuat fondasi prestasi olahraga daerah menuju tingkat provinsi maupun nasional. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









