HUT RI

Karnaval HUT ke-81 RI di Desa Sidomukti Meriah, 12 RT Pamerkan Seni dan Potensi Desa

2
×

Karnaval HUT ke-81 RI di Desa Sidomukti Meriah, 12 RT Pamerkan Seni dan Potensi Desa

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Sidomukti, Imam Tobari, saat mengibarkan bendera star karnaval HUT ke 81 RI di depan SDN Sidomukti
Kepala Desa Sidomukti, Imam Tobari, saat mengibarkan bendera star karnaval HUT ke 81 RI di depan SDN Sidomukti

BENER, purworejo24.com — Suasana Desa Sidomukti, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, berubah semarak pada Selasa (18/8/2026).

Ribuan warga tumpah ke jalan mengikuti karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Karnaval yang digelar Pemerintah Desa Sidomukti tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan perwakilan warga dari 12 RT. Masing-masing RT menampilkan beragam kreativitas, mulai dari kesenian dan tari kreasi hingga atraksi serta potensi hasil bumi yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Kemeriahan semakin terasa karena peserta tidak hanya berasal dari kalangan warga, tetapi juga melibatkan sejumlah lembaga pendidikan, di antaranya SD, TK dan MTs yang berada di Desa Sidomukti. BUMDes dan Koperasi Desa turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Salah satu atraksi peserta karnaval
Salah satu atraksi peserta karnaval

Kepala Desa Sidomukti, Imam Tobari, mengatakan antusiasme masyarakat menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan warga dalam mengisi kemerdekaan.

Atas nama Pemerintah Desa, kami sangat berterima kasih kepada warga masyarakat Desa Sidomukti yang antusias dalam rangka merayakan HUT RI ke-81. Ini merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT. Masyarakat tetap kompak dan bersama-sama mengisi kemerdekaan,” katanya.

Menurut Imam, karnaval menjadi puncak rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan di Desa Sidomukti. Setelah karnaval, pada malam harinya juga dijadwalkan pentas seni budaya Sekar Rimba.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak berhenti sebagai hiburan semata, tetapi mampu memperkuat keguyuban dan semangat gotong royong masyarakat.

Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini masyarakat semakin semangat, semakin kompak, guyub rukun dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan-kegiatan di Desa Sidomukti ke depan juga semakin baik dan semakin maju sehingga masyarakat bisa semakin sejahtera,” ujarnya.

Karnaval menempuh rute sekitar tiga kilometer. Peserta diberangkatkan dari SD Negeri Sidomukti dan berjalan kaki hingga garis akhir di kawasan Ciblon Park, Desa Sidomukti.

Pemilihan Ciblon Park sebagai titik akhir bukan tanpa alasan. Menurut Imam, kawasan tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi desa yang memiliki sejumlah fasilitas, seperti kolam renang, Koperasi Desa dan kios-kios desa.

Ini agar masyarakat juga mengetahui bahwa desa kita memiliki aset yang sedemikian rupa, sehingga menumbuhkan semangat masyarakat untuk memajukan desa dengan potensi-potensi yang ada,” jelasnya.

Menariknya, karnaval besar tersebut tidak digelar setiap tahun. Pemerintah Desa Sidomukti memilih melaksanakannya dua tahun sekali karena kegiatan membutuhkan dukungan pembiayaan yang cukup besar.

Pada tahun berikutnya, kegiatan peringatan kemerdekaan lebih diarahkan pada pentas budaya, upacara maupun berbagai perlombaan masyarakat.

Salah satu daya tarik karnaval tahun ini adalah keberanian warga menampilkan potensi lokal. Kesenian tari kreasi masyarakat menjadi salah satu suguhan utama, disertai berbagai representasi hasil bumi dan potensi ekonomi desa.

Desa Sidomukti memiliki potensi di sektor pertanian dan peternakan. Warga juga mengembangkan ternak kambing, ayam dan bebek. Selain itu, sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), khususnya usaha makanan, turut menjadi bagian dari potensi ekonomi masyarakat.

Bagi pemerintah desa, memperkenalkan potensi tersebut melalui karnaval menjadi cara sederhana untuk membangun rasa bangga masyarakat terhadap desanya sendiri.

Kami ingin masyarakat tahu dan bangga dengan hasil maupun potensi yang ada di desa kita,” kata Imam.

Lebih dari sekadar parade, karnaval juga menjadi ruang pertemuan lintas generasi. Anak-anak, pemuda, orang tua, pelaku seni, pelaku UMKM hingga kelompok masyarakat dapat mengambil bagian dalam satu kegiatan bersama.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi perhatian sebagian masyarakat, antusiasme warga mengikuti karnaval dinilai menjadi modal sosial yang penting. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat terus dipelihara untuk mendukung berbagai program pembangunan desa.

Kades bersama peserta karnaval
Kades bersama peserta karnaval

Imam menegaskan, kekompakan masyarakat merupakan salah satu kunci agar berbagai kegiatan kemasyarakatan maupun pemerintahan dapat berjalan dengan baik.

Harapan kami masyarakat Desa Sidomukti semakin kompak, guyub rukun dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari, baik kemasyarakatan maupun pemerintahan. Kami ingin ada kebangkitan bagi desa dalam situasi apa pun. Kalau bersama-sama, insyaallah akan berjalan lancar dan desa kami semakin baik, berkembang dan menjadi desa yang mandiri,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus melanjutkan semangat pembangunan melalui karya dan gotong royong.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026. Mudah-mudahan Indonesia semakin berdaulat, adil dan makmur. Sukses selalu,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.