HUT RI

Semarak HUT ke-81 RI di RSUD dr. Tjitrowardojo, Lomba Jadi Wadah Perkuat Kekompakan dan Budaya Mutu

1
×

Semarak HUT ke-81 RI di RSUD dr. Tjitrowardojo, Lomba Jadi Wadah Perkuat Kekompakan dan Budaya Mutu

Sebarkan artikel ini
Lomba cerdas cermat akreditasi di RSUD dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo
Lomba cerdas cermat akreditasi di RSUD dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Suasana semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di lingkungan RSUD dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo.

Beragam perlombaan yang melibatkan pegawai lintas unit tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, menumbuhkan kreativitas, sekaligus memperkuat budaya mutu dan keselamatan pasien.

Rangkaian kegiatan tersebut digelar dengan semangat kebersamaan dan mengusung pesan penting bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kerja profesional, pelayanan yang berkualitas, serta kemauan untuk terus melakukan perbaikan.

Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo, dr. Tolkha Amaruddin, Sp.THT., M.Kes, menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar seremoni dan perlombaan.

Menurutnya, bagi insan rumah sakit, perjuangan di era kemerdekaan diwujudkan melalui ilmu pengetahuan, kedisiplinan, integritas, kerja sama, inovasi, serta pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, profesional dan manusiawi.

Sebagai insan rumah sakit, bentuk perjuangan kita hari ini adalah memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, profesional, manusiawi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” tegasnya, Sabtu (8/8/2026).

Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah Lomba Cerdas Cermat Akreditasi dengan tema “Menuju Akreditasi Paripurna: Maju, Unggul, dan Berdaya Saing Global.”

Lomba ini dirancang bukan semata-mata untuk mencari peserta dengan nilai tertinggi, melainkan menjadi media pembelajaran yang menyenangkan untuk memperkuat pemahaman seluruh pegawai terhadap standar akreditasi rumah sakit.

Materi yang diujikan antara lain tata kelola rumah sakit, Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), Hak Pasien dan Keluarga (HPK), Pelayanan Asuhan Pasien (PAP), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), kualifikasi dan kompetensi sumber daya manusia, manajemen obat, program nasional, hingga etika pelayanan dan budaya keselamatan pasien.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa akreditasi bukan hanya menjadi tanggung jawab tim akreditasi. Pemahaman mengenai standar mutu harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh pegawai, mulai dari dokter, perawat, tenaga kesehatan, tenaga administrasi, hingga unsur pendukung pelayanan.

Akreditasi bukan sekadar kelengkapan dokumen. Akreditasi adalah kesesuaian antara apa yang kita tuliskan, apa yang kita ucapkan, dan apa yang benar-benar kita laksanakan dalam pelayanan sehari-hari,” ujar dr. Tolkha.

Lomba Cerdas Cermat Akreditasi dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Peserta berasal dari berbagai ruang dan unit kerja, dengan masing-masing tim beranggotakan tiga pegawai dan salah satunya wajib merupakan kepala ruang atau kepala unit.

Seleksi dilakukan menggunakan aplikasi Quizizz, kemudian dilanjutkan babak penyisihan hingga tersaring tiga kelompok terbaik untuk memasuki babak final. Pada babak final, peserta menghadapi soal wajib, soal lemparan dan soal rebutan yang menguji pengetahuan sekaligus kecepatan berpikir.

Selain mengasah pengetahuan tentang akreditasi, kemeriahan HUT RI juga diwujudkan melalui Tjitro Rising Star atau RSUD Got Talent dengan semangat “Bakat, Kreasi, dan Inspirasi.”

Pegawai diberikan ruang untuk menampilkan berbagai kreativitas, mulai dari menyanyi, pencak silat, stand up comedy, puisi, pantun, hingga pertunjukan seni lainnya.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi keluarga besar RSUD dr. Tjitrowardojo untuk sejenak keluar dari rutinitas pelayanan yang penuh tanggung jawab, kemudian membangun suasana kebersamaan melalui ekspresi seni dan kreativitas.

Menurut dr. Tolkha, rumah sakit merupakan organisasi dengan ritme kerja yang cepat dan tanggung jawab besar. Karena itu, ruang untuk berekspresi, bergembira, dan saling memberikan apresiasi dinilai penting untuk membangun kekompakan tim serta keseimbangan dalam kehidupan kerja.

Menang atau kalah bukanlah hal yang utama. Keberanian untuk tampil, semangat untuk berkarya, kemampuan bekerja sama, serta kemauan untuk memberikan inspirasi merupakan kemenangan yang sesungguhnya,” katanya.

Tidak berhenti pada cerdas cermat dan panggung kreativitas, rangkaian perlombaan HUT ke-81 RI di RSUD dr. Tjitrowardojo juga dibuat beragam dan menyentuh berbagai aspek kehidupan kerja.

Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain badminton beregu, tenis meja beregu, tarik tambang emosi, lomba kebersihan ruang, The Most Humble & Smiling Employer, Zero Komplain Unit Pelayanan, serta lomba video content edukasi/promosi unit atau ruangan.

Ada pula kategori yang mendorong kualitas interaksi dan pelayanan, seperti The Most Humble & Smiling Employer yang mencakup kategori medis, perawat, tenaga kesehatan lainnya, serta administrasi, struktural dan non-nakes.

Sementara itu, lomba Zero Komplain Unit Pelayanan diarahkan untuk memberikan apresiasi terhadap unit pelayanan dengan kinerja pelayanan yang baik. Penilaiannya menggunakan data tahun 2025 dan dibagi dalam kategori ruang perawatan serta unit penunjang.

Untuk memperkuat kreativitas sekaligus edukasi publik, setiap unit juga diwajibkan membuat video content edukasi atau promosi berdurasi 90 hingga 120 detik. Konten tersebut dapat digunakan sebagai sarana memperkenalkan layanan dan memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media sosial.

Adapun perlombaan olahraga seperti badminton dan tenis meja menjadi ruang untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat interaksi antarpegawai. Sementara lomba kebersihan ruang mendorong terciptanya lingkungan kerja yang bersih, nyaman dan mendukung pelayanan.

Puncak kemeriahan juga akan diwarnai lomba tarik tambang emosi yang melibatkan tim gabungan antarunit. Peserta tidak hanya dituntut memiliki kekompakan, tetapi setiap tim juga wajib menyertakan unsur pimpinan seperti kepala bidang, kepala bagian, kepala instalasi atau kepala ruang.

Bagi RSUD dr. Tjitrowardojo, seluruh rangkaian lomba tersebut memiliki pesan yang lebih besar daripada sekadar mencari juara.

Semangat kemerdekaan diharapkan menjadi momentum untuk “merdeka” dari kebiasaan kerja yang tidak produktif, komunikasi yang tidak efektif, ketidakdisiplinan, dokumentasi yang tidak lengkap, serta pola pikir bahwa mutu pelayanan hanya menjadi tanggung jawab tim akreditasi.

Sebaliknya, seluruh pegawai didorong membangun budaya kerja yang berlandaskan integritas, kolaborasi, disiplin, empati, inovasi dan tanggung jawab.

Target menuju Akreditasi Paripurna pun menjadi bagian penting dari semangat tersebut. Namun, predikat akreditasi bukan dipandang sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang benar-benar paripurna.

Tujuan utama kita adalah terwujudnya pelayanan yang benar-benar paripurna: pasien merasa aman, keluarga merasa dihargai, pegawai merasa terlindungi, dan masyarakat semakin percaya kepada RSUD dr. Tjitrowardojo,” ungkapnya.

Dengan mengusung semangat “Maju, Unggul, dan Berdaya Saing Global”, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di RSUD dr. Tjitrowardojo menjadi momentum untuk menyatukan berbagai profesi dan unit kerja dalam satu tujuan.

Berbeda profesi, tetapi satu pelayanan. Berbeda unit kerja, tetapi satu rumah sakit. Berbeda bakat, tetapi satu semangat.

Melalui semangat kemerdekaan, sportivitas, kreativitas dan budaya mutu, keluarga besar RSUD dr. Tjitrowardojo diharapkan semakin solid dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Purworejo.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. RSUD dr. Tjitrowardojo maju, unggul, berdaya saing global, dan senantiasa melayani dengan hati. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.