Militer

H-3 Penutupan TMMD, Danramil Bruno Pacu Satgas dan Warga Tuntaskan Pengecoran Jalan

6
×

H-3 Penutupan TMMD, Danramil Bruno Pacu Satgas dan Warga Tuntaskan Pengecoran Jalan

Sebarkan artikel ini
Foto bersama digiat TMMD
Foto bersama digiat TMMD

BRUNO, purworwjo24.com – Waktu pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo tinggal tiga hari. Memasuki H-3 menjelang penutupan pada 13 Agustus 2026, Satgas TMMD bersama masyarakat terus memacu pengerjaan sasaran fisik, khususnya pengecoran jalan rabat beton di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.

Danramil 10/Bruno Kapten Inf Eko Setiawan meminta seluruh anggota Satgas TMMD dan warga memanfaatkan waktu yang tersisa secara maksimal. Arahan tersebut disampaikan sebelum kegiatan pengerjaan dimulai, Senin (10/8/2026).

Waktu kita tinggal beberapa hari lagi. Mari kita maksimalkan tenaga dan waktu yang ada untuk menyelesaikan pengecoran jalan. Tetap semangat, kompak, dan jangan lupa memperhatikan faktor keamanan serta kualitas pekerjaan,” ujar Kapten Inf Eko Setiawan.

Menurutnya, percepatan pekerjaan bukan berarti mengabaikan kualitas. Setiap bagian pekerjaan harus tetap dikerjakan dengan memperhatikan ketepatan, kekuatan, serta keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Kapten Inf Eko juga menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh kerja Satgas, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan di tengah keterbatasan waktu.

Kita bekerja bersama. Satgas tidak bisa sendiri, begitu juga masyarakat. Dengan kebersamaan dan gotong royong, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan,” katanya.

Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat Watuduwur yang secara konsisten ikut turun langsung membantu pengerjaan jalan. Kehadiran warga, menurutnya, menjadi bentuk dukungan sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan yang dikerjakan melalui TMMD merupakan kebutuhan bersama.

Partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Ini yang menjadi semangat bagi kami untuk terus menyelesaikan pekerjaan sampai tuntas,” ungkapnya.

Pengecoran jalan tersebut menjadi salah satu sasaran fisik penting dalam TMMD Reguler ke-129. Infrastruktur ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, serta konektivitas masyarakat antarkawasan.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin mendekati penutupan, Satgas TMMD dan warga terus bahu-membahu di lokasi pekerjaan. H-3 menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan memastikan pembangunan yang telah dikerjakan bersama dapat diselesaikan secara optimal.

Semangat gotong royong yang terbangun selama TMMD pun diharapkan tidak berhenti setelah program berakhir. Sebab, jalan yang dibangun bukan sekadar hasil pekerjaan fisik, melainkan bagian dari upaya membuka akses dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Watuduwur.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.