BRUNO, purworejo24.com – Sinergi TNI dan Polri tidak hanya terlihat dalam kegiatan formal atau seremoni. Di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, kebersamaan kedua institusi tersebut diwujudkan melalui kerja nyata bersama masyarakat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Rabu (5/8/2026).
Di lokasi sasaran fisik TMMD, anggota TNI dan Polri tampak berbaur dengan warga. Mereka bahu-membahu menyelesaikan berbagai pekerjaan pembangunan, mulai dari membantu proses pengecoran jalan, menyiapkan dan mengangkut material, hingga pekerjaan lain yang dibutuhkan di lapangan.
Seragam berbeda tidak menjadi penghalang untuk bekerja dalam satu tujuan. TNI, Polri, dan masyarakat saling membantu agar pembangunan yang dilaksanakan melalui TMMD dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi warga.
Bripka Antoni mengatakan, sinergi TNI-Polri harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sinergi TNI-Polri bukan hanya sekadar slogan. Di TMMD ini kami bersama-sama turun ke lapangan, bekerja dan membantu masyarakat. Inilah bentuk nyata kebersamaan kami untuk mendukung pembangunan desa,” kata Bripka Antoni.
Menurutnya, keterlibatan personel Polri dalam kegiatan TMMD juga menjadi kesempatan untuk semakin dekat dengan masyarakat. Interaksi yang terbangun saat bekerja bersama membuka ruang komunikasi yang lebih akrab sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
“Kami akan terus mendukung kegiatan TMMD. Semoga pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Watuduwur,” ujarnya.
Kehadiran TNI dan Polri di tengah masyarakat juga menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai bentuk. Selain menjalankan tugas utama masing-masing, personel kedua institusi dapat berkolaborasi dalam kegiatan sosial dan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.
Bagi warga Desa Watuduwur, keterlibatan TNI dan Polri menjadi tambahan tenaga dalam menyelesaikan sasaran pembangunan. Pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama membuat proses pembangunan terasa lebih ringan sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan.
Semangat gotong royong tersebut menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut terlibat secara langsung dalam proses pembangunan desa.
TMMD Reguler ke-129 pun menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara TNI, Polri, dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun di lapangan diharapkan tidak berhenti ketika program TMMD selesai, tetapi terus berkembang menjadi semangat kepedulian dan gotong royong dalam kehidupan masyarakat.
Dari jalan yang dibangun hingga tenaga yang disatukan, sinergi TNI-Polri bersama rakyat menunjukkan bahwa pembangunan akan semakin kuat ketika dikerjakan secara bersama-sama. Bukan sekadar slogan, tetapi hadir dalam bentuk kerja nyata untuk kemajuan dan kemanfaatan masyarakat Desa Watuduwur.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









