Militer

Bukan Ikut Mengecor, Ibu-Ibu Watuduwur Punya Peran Penting di Balik Lancarnya TMMD

9
×

Bukan Ikut Mengecor, Ibu-Ibu Watuduwur Punya Peran Penting di Balik Lancarnya TMMD

Sebarkan artikel ini
Bertemu dengan ibu ibu di giat TMMD
Bertemu dengan ibu ibu di giat TMMD

BRUNO, purworejo24.com – Pembangunan jalan rabat beton melalui program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, tidak hanya ditopang tenaga personel Satgas dan warga yang bekerja di lokasi.

Di balik aktivitas pengecoran jalan, terdapat peran ibu-ibu desa yang turut memberikan dukungan dengan menyiapkan konsumsi serta menyemangati para pekerja. Dukungan sederhana tersebut menjadi bagian dari gotong royong masyarakat dalam menyukseskan pembangunan di desanya.

Peran tersebut mendapat perhatian dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Reguler ke-129 saat melakukan peninjauan sasaran fisik di Desa Watuduwur.

Ketua Tim Wasev TMMD Reguler ke-129, Kolonel Arm Ali Nabhan, S.H., bersama rombongan menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan para ibu yang selama pelaksanaan TMMD turut mendukung aktivitas di lokasi pembangunan.

Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para ibu menyambut kedatangan Tim Wasev sekaligus menceritakan keterlibatan mereka dalam mendukung kegiatan TMMD.

Meski tidak terlibat langsung dalam pekerjaan berat seperti mengangkut material maupun meratakan cor beton, kontribusi mereka menjadi bagian penting dari ekosistem gotong royong yang membuat kegiatan di lapangan berjalan lebih nyaman.

Kolonel Arm Ali Nabhan mengapresiasi keterlibatan masyarakat tersebut. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh kerja keras personel TNI, tetapi juga dukungan masyarakat yang ikut mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing.

Partisipasi masyarakat, termasuk para ibu yang dengan ikhlas membantu menyediakan konsumsi dan memberikan semangat kepada para pekerja, merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD,” ungkapnya.

Keterlibatan ibu-ibu tersebut menunjukkan bahwa gotong royong dalam TMMD tidak selalu diwujudkan melalui pekerjaan fisik. Dukungan dalam bentuk konsumsi, perhatian, dan semangat juga menjadi bagian dari kontribusi masyarakat terhadap pembangunan.

Bagi warga Desa Watuduwur, pembangunan jalan yang dikerjakan bersama bukan hanya menjadi proyek infrastruktur, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan antarwarga dan hubungan masyarakat dengan TNI.

Tim Wasev berharap semangat gotong royong yang telah tumbuh selama pelaksanaan TMMD dapat terus dipertahankan meskipun program tersebut nantinya selesai. Sebab, keberlanjutan pembangunan desa membutuhkan keterlibatan dan kepedulian masyarakat secara bersama-sama.

Dari lokasi pengecoran jalan, pesan itu terlihat sederhana: pembangunan bukan hanya tentang siapa yang mengerjakan, tetapi tentang siapa saja yang bersedia ikut mengambil peran. Dan para ibu di Desa Watuduwur telah menunjukkan bahwa dukungan kecil sekalipun dapat menjadi bagian penting dari sebuah pembangunan besar.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.