Militer

Medan Menanjak dan Licin, Satgas TMMD Tarik Arko Bersama Warga Demi Kejar Pengecoran Jalan

10
×

Medan Menanjak dan Licin, Satgas TMMD Tarik Arko Bersama Warga Demi Kejar Pengecoran Jalan

Sebarkan artikel ini
Semangat kerja di giat TMMD
Semangat kerja di giat TMMD

BRUNO, purworejo24.com – Pemandangan tak biasa terlihat dalam pengerjaan jalan rabat beton program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Minggu (2/8/2026).

Sejumlah personel Satgas TMMD bersama warga harus mengerahkan tenaga ekstra untuk menarik arko bermuatan material menuju titik pengecoran. Kondisi medan yang menanjak dan licin membuat pengangkutan material tidak bisa dilakukan dengan mudah.

Arko yang telah diisi material ditarik secara bersama-sama menggunakan alat bantu kayu. Beberapa personel berada di depan untuk menarik, sementara lainnya membantu menjaga keseimbangan agar arko tetap dapat bergerak melewati medan yang sulit.

Meski membutuhkan tenaga lebih, pekerjaan tersebut dilakukan dengan penuh kekompakan. Arko ditarik secara bergantian sehingga distribusi material tetap berjalan dan proses pengecoran jalan tidak terhenti.

Batuud Koramil 10 Bruno, Peltu Heri Kuncoro, mengatakan kondisi medan menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pembangunan. Namun, keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang ketika dikerjakan secara gotong royong.

Medan yang cukup berat membuat kami harus bekerja lebih keras. Namun dengan semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat, seluruh material dapat terdistribusi dengan baik sehingga pekerjaan pengecoran tetap berjalan lancar,” ujar Peltu Heri Kuncoro.

Menurutnya, arko menjadi salah satu sarana yang efektif untuk mendistribusikan material di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan. Dengan cara tersebut, material dapat dibawa mendekati titik pekerjaan meskipun kondisi akses cukup menantang.

Bagi Satgas TMMD dan warga, aktivitas menarik arko tersebut bukan sekadar pekerjaan memindahkan material. Ada kerja sama yang harus dijaga agar setiap proses berjalan aman dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Kekompakan juga menjadi faktor penting untuk menjaga ritme pekerjaan. Ketika satu kelompok kelelahan, kelompok lainnya mengambil alih sehingga proses distribusi material dapat terus berlangsung.

Peltu Heri menambahkan, kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan TMMD menjadi modal penting dalam menyelesaikan berbagai sasaran fisik.

Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan personel Satgas bersama warga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Pembangunan jalan rabat beton tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat Desa Watuduwur. Jalan yang lebih layak akan mempermudah mobilitas warga dan mendukung berbagai aktivitas sehari-hari.

Di tengah medan yang menanjak dan licin, arko yang ditarik bersama menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana pembangunan desa dikerjakan: bukan dengan mengandalkan satu tenaga, melainkan dengan kekuatan gotong royong.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.