BRUNO, purworejo24.com – Lalu lalang arko atau gerobak angkut material tak henti terlihat di lokasi TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Kamis (6/8/2026).
Silih berganti, arko didorong membawa adukan material dari titik pengadukan menuju lokasi pengecoran jalan. Aktivitas tersebut menjadi bagian penting dari pekerjaan Satgas TMMD untuk memastikan kebutuhan material terus tersedia sehingga proses pengecoran dapat berjalan tanpa terhenti.
Di tengah kondisi medan yang cukup menantang, para prajurit Satgas tetap bekerja penuh semangat. Adukan yang telah siap segera diangkut menuju titik pengecoran, kemudian dituangkan dan diratakan bersama warga.
Salah satu anggota Satgas TMMD, Sertu Kirman, mengatakan arko menjadi sarana sederhana yang sangat membantu mempercepat distribusi material di lokasi pekerjaan.
“Arko ini sangat membantu kami. Adukan yang sudah siap langsung dibawa menuju titik pengecoran. Kami terus berupaya agar pekerjaan bisa berjalan cepat dan lancar,” ujar Sertu Kirman.
Menurutnya, penggunaan arko membuat alur pekerjaan menjadi lebih efektif. Material tidak dibiarkan terlalu lama menunggu di lokasi pengadukan, tetapi segera dikirim ke titik yang membutuhkan.
Meski harus berulang kali mendorong arko dengan muatan adukan, Sertu Kirman bersama anggota Satgas lainnya tetap menjalankan pekerjaan dengan penuh semangat. Baginya, setiap perjalanan membawa material merupakan bagian dari perjuangan menyelesaikan pembangunan jalan yang nantinya digunakan masyarakat.
“Memang harus bolak-balik, tetapi kami tidak merasa terbebani. Justru kami senang karena bisa ikut membantu menyelesaikan pembangunan jalan yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh warga,” tambahnya.
Pekerjaan tersebut juga melibatkan masyarakat. Warga turut membantu berbagai tahapan pengerjaan, sehingga proses pengecoran berlangsung dalam suasana gotong royong.
Di lokasi, arko terus bergerak dari satu titik ke titik lainnya. Ketika satu muatan tiba, pekerjaan dilanjutkan dengan muatan berikutnya. Ritme tersebut terus berlangsung untuk mengejar target penyelesaian sasaran fisik TMMD.
Bagi masyarakat Desa Watuduwur, jalan yang sedang dibangun memiliki arti penting bagi aktivitas sehari-hari. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga dan mendukung berbagai kegiatan sosial maupun ekonomi.
Sementara bagi Satgas TMMD, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari pengabdian yang harus dituntaskan dengan sebaik-baiknya.
Arko mungkin hanya berupa gerobak sederhana. Namun di tangan Satgas TMMD dan masyarakat, setiap dorongan arko menjadi bagian dari proses panjang membangun akses dan harapan baru bagi warga Watuduwur.
Semangat gotong royong pun terus mengiringi pengecoran jalan. TNI dan rakyat bergerak bersama, bekerja bersama, dan menyelesaikan pembangunan yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









