NGOMBOL, purworejo24.com – Turnamen Bola Voli Kapolres Cup Purworejo Tahun 2026 resmi dibuka di GOR Watuaji, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Ngombol, Minggu malam (5/7/2026).
Kompetisi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut akan berlangsung hingga 15 Juli 2026 dan diikuti oleh 16 tim dari Kabupaten Purworejo, Kebumen, dan Wonosobo.
Turnamen yang dimulai setiap pukul 20.00 WIB ini menjadi salah satu ajang olahraga terbesar di Purworejo pada tahun 2026. Selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet bola voli berbakat yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Ketua Panitia Kapolres Cup Purworejo 2026, Andhi Prasetiawan, yang juga Kepala Desa Trirejo, Kecamatan Loano, mengatakan bahwa turnamen ini merupakan hasil sinergi antara Polres Purworejo dan POLOSORO (Paguyuban Kepala Desa) Kabupaten Purworejo.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, meningkatkan kebersamaan, dan memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI, kejaksaan, serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Menurut Andhi, olahraga memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda, menanamkan nilai sportivitas, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat.
Melalui turnamen ini, pihaknya berharap akan muncul bibit-bibit atlet voli yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Pembukaan turnamen dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh daerah, di antaranya Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, S.STP., M.M, Dandim 0708 Purworejo, jajaran Forkopimda dan Forkopimcam, Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Ketua PBVSI Kabupaten Purworejo, Ketua POLOSORO Kabupaten Purworejo, serta para kepala desa dan tokoh masyarakat.
Pertandingan perdana mempertemukan tim Berkah Semangka Pagak melawan Asta Tour Bragolan, sedangkan pertandingan kedua mempertemukan Polosoro Bener menghadapi Voreder Rebug. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan memadati arena pertandingan sejak awal acara.
Sementara itu, Ketua Umum POLOSORO Kabupaten Purworejo, Suwarto, menjelaskan bahwa turnamen diikuti oleh 16 tim dengan sistem gugur. Sebanyak 13 tim berasal dari Kabupaten Purworejo, dua tim dari Kabupaten Kebumen, dan satu tim dari Kabupaten Wonosobo.
Adapun tim peserta yang ambil bagian dalam turnamen ini antara lain Berkah Indah Sumber Agung, Wolojaya Nambangan, Kuda Hitam Pejagran, Pervoka Kalijering, Bakurejo, Polosoro Bener, Kodim 0708 Purworejo, Asta Tour Bragolan, Berkah Semangka Pagak, Singoyudan Kebumen, GVC Wonosri, Perkasa Family Kebumen, Viko Kroyo Gebang, ALS Wadaslintang, Voreder, dan Sasa Thunderbolts.
“Turnamen berlangsung selama 10 hari hingga babak final pada 15 Juli mendatang. Kami berharap kompetisi ini menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus hiburan berkualitas bagi masyarakat,” katanya.
Suwarto menambahkan, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp50 juta, dengan rincian Juara I sebesar Rp20 juta, Juara II Rp15 juta, Juara III Rp10 juta, dan Juara IV Rp5 juta.
Menariknya, setiap tim diperbolehkan menggunakan pemain dari luar daerah sesuai regulasi yang telah ditetapkan panitia.
Pada fase awal, tim dapat memainkan kombinasi pemain lokal dan pemain luar daerah.
Memasuki babak delapan besar hingga semifinal, kuota pemain luar akan bertambah sehingga diperkirakan menghadirkan pertandingan yang semakin kompetitif dan berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Purworejo, Budi Wibowo, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Purworejo, menyampaikan apresiasi kepada Polres Purworejo, panitia, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen.
Menurutnya, turnamen ini menjadi momentum penting dalam pembinaan olahraga sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Olahraga bola voli merupakan cabang olahraga yang sangat merakyat di Kabupaten Purworejo. Melalui turnamen ini kita berharap dapat menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya mampu mengharumkan nama Purworejo di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Budi juga menegaskan bahwa ajang seperti Kapolres Cup perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan atlet, penguatan karakter generasi muda, serta upaya memperkokoh persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Bola Voli Kapolres Cup Purworejo 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga memperkuat nilai sportivitas, persaudaraan, dan sinergi antarwarga demi kemajuan Kabupaten Purworejo. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









