Olah Raga

Amir Masduki Buka Turnamen Rejowinangun Cup 2026, Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muda dan Penguatan Persaudaraan

1
×

Amir Masduki Buka Turnamen Rejowinangun Cup 2026, Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muda dan Penguatan Persaudaraan

Sebarkan artikel ini
Foto bersama
Foto bersama

KEMIRI, purworejo24.com – Semangat olahraga dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Sepak Bola Rejowinangun Cup 2026 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Alun-alun Kemiri, Kabupaten Purworejo, Sabtu (20/6/2026).

Turnamen yang diikuti 16 tim dari berbagai wilayah tersebut secara resmi dibuka oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Amir Masduki, S.Pd.I.

Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan ditandai tendangan pertama atau kick-off simbolis yang dilakukan Amir Masduki di tengah lapangan.

Ratusan penonton yang memadati area pertandingan menyambut momen tersebut dengan antusias, menandai dimulainya kompetisi yang akan berlangsung hingga 12 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Amir Masduki menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga media pembinaan karakter generasi muda.

Menurutnya, kegiatan olahraga memiliki peran penting dalam membangun jiwa disiplin, kerja sama, dan sportivitas.

Turnamen ini bukan semata-mata tentang mencari juara. Yang lebih penting adalah bagaimana olahraga dapat menjadi wadah mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta melahirkan bibit-bibit pemain muda yang berpotensi mengharumkan daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berprestasi.

Turnamen Rejowinangun Cup 2026 menggunakan sistem gugur (knockout), sehingga setiap pertandingan menjadi penentu langkah tim menuju babak berikutnya.

Selain memperebutkan trofi bergilir, para peserta juga akan bersaing untuk meraih total hadiah sebesar Rp8 juta.

Ketua Panitia Pelaksana, Teguh Wasono, mengungkapkan apresiasinya atas dukungan yang diberikan berbagai pihak, termasuk Amir Masduki yang dinilai turut mendorong terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Teguh, tingginya minat peserta sejak masa pendaftaran menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan masyarakat lintas usia dan latar belakang.

Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kami berharap turnamen ini tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda yang berkelanjutan,” katanya.

Usai seremoni pembukaan, turnamen langsung diawali dengan laga pembuka yang mempertemukan tim Munggangsari melawan Kerep. Pertandingan berlangsung sengit dan mendapat perhatian besar dari masyarakat yang hadir, termasuk tokoh masyarakat, pengurus PKS, serta para pecinta sepak bola setempat.

Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, Rejowinangun Cup 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya sportivitas, mempererat hubungan sosial antarwarga, sekaligus membuka peluang lahirnya talenta-talenta muda sepak bola yang kelak dapat berkiprah di level yang lebih tinggi. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.