Militer

GEMAR Diluncurkan di Purworejo, Dorong Masyarakat Aktif Bergerak untuk Cegah Penyakit Tidak Menular

2
×

GEMAR Diluncurkan di Purworejo, Dorong Masyarakat Aktif Bergerak untuk Cegah Penyakit Tidak Menular

Sebarkan artikel ini
Senam bersama yang menjadi salah satu giat GEMAR di Purworejo
Senam bersama yang menjadi salah satu giat GEMAR di Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Gaya hidup kurang bergerak (sedentary lifestyle) menjadi salah satu faktor risiko meningkatnya berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, hingga obesitas. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) meluncurkan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Purworejo, Minggu (26/7/2026).

Program nasional ini bertujuan membangun kembali budaya olahraga di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia. Purworejo menjadi salah satu daerah yang dipercaya melaksanakan peluncuran GEMAR secara serentak bersama sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia.

Peluncuran GEMAR dikemas dalam berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung, mulai dari senam massal, Cek Kesehatan Gratis (CKG), bazar UMKM, layanan Satlantas, hingga hiburan dan pembagian doorprize. Ratusan warga dari berbagai kalangan tampak memadati kawasan CFD untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengatakan, olahraga merupakan investasi kesehatan jangka panjang yang dapat dilakukan siapa saja tanpa memerlukan biaya besar. Menurutnya, membangun kebiasaan aktif bergerak menjadi langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.

Kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga yang rutin dan teratur,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, olahraga sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, maupun senam secara rutin mampu membantu menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kualitas hidup, sekaligus mengurangi risiko berbagai penyakit.

Olahraga tidak harus mahal atau rumit. Yang terpenting adalah dilakukan secara rutin sehingga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI Ahmad Arsani mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Purworejo yang secara konsisten menyediakan ruang publik melalui Car Free Day sebagai sarana masyarakat beraktivitas fisik.

Menurutnya, keberadaan CFD memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga menjadi media edukasi untuk membangun budaya hidup sehat.

Olahraga merupakan aktivitas yang murah, mudah dilakukan semua kalangan, dan manfaatnya sangat besar bagi kesehatan. Mari manfaatkan Car Free Day setiap Minggu pagi untuk berjalan kaki, jogging, bersepeda, senam, atau aktivitas fisik lainnya. Yang penting terus bergerak agar tubuh semakin bugar,” katanya.

Lebih dari sekadar seremoni peluncuran program, GEMAR diharapkan menjadi gerakan yang berkelanjutan. Pemerintah berharap masyarakat tidak hanya aktif berolahraga saat mengikuti kegiatan bersama, tetapi juga menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk hidup aktif, diharapkan angka penyakit tidak menular dapat ditekan, biaya kesehatan masyarakat berkurang, serta tercipta sumber daya manusia yang lebih sehat, produktif, dan siap mendukung pembangunan Kabupaten Purworejo maupun Indonesia secara berkelanjutan. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.