Pendidikan

Bahlil Janjikan Beasiswa hingga Modal Usaha bagi Pemenang MTQ Disabilitas di Purworejo

3
×

Bahlil Janjikan Beasiswa hingga Modal Usaha bagi Pemenang MTQ Disabilitas di Purworejo

Sebarkan artikel ini
Saat penyerahan hadiah
Saat penyerahan hadiah

PURWOREJO, purworejo24.com – Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjanjikan dukungan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi bagi para pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) khusus penyandang disabilitas yang digelar di Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, Kabupaten Purworejo.

Komitmen tersebut disampaikan Bahlil saat menghadiri penutupan MTQ disabilitas yang diselenggarakan oleh Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) bekerja sama dengan Pondok Pesantren An-Nawawi pada Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, prestasi yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan masyarakat pada umumnya.

Dalam sambutannya, Bahlil mengaku terharu melihat kemampuan para peserta yang mampu menunjukkan kualitas bacaan Al Quran dan semangat belajar yang tinggi. Ia bahkan menilai banyak orang yang secara fisik sehat belum tentu memiliki kemampuan mengaji sebaik para peserta MTQ disabilitas.

Saya tidak mengatakan saudara-saudara saya ini adalah orang yang berkekurangan. Secara fisik mungkin berbeda dengan kita, tetapi yang sehat-sehat ini belum tentu bisa mengaji sebaik apa yang dilakukan oleh saudara-saudara kita,” kata Bahlil.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi yang diraih peserta, Bahlil mengumumkan pemberian bantuan pendidikan bagi para juara. Ia meminta panitia mendata peserta terbaik dari seluruh kategori untuk mendapatkan dukungan yang berkelanjutan.

Nanti saya minta yang juara-juara satu, juara dua, juara tiga, yang paling terbaik dari semua kategori, yang masih sekolah dan kuliah, kita kasih beasiswa sampai selesai kuliah,” ujarnya.

Menurut Bahlil, akses terhadap pendidikan menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas. Karena itu, mereka yang memiliki prestasi harus memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut tidak hanya berhenti pada peserta yang masih menempuh pendidikan formal. Bagi peserta yang telah menyelesaikan pendidikan, pemerintah dan Partai Golkar akan berupaya membantu membuka akses terhadap dunia kerja maupun kegiatan usaha produktif.

Yang sudah selesai kuliah nanti dicek. Kalau yang bisa kerja, kita upayakan. Tapi kalau mereka mau bisnis di lingkungan mereka, nanti kita kasih modal usaha supaya mereka bisa berkreasi,” kata Bahlil.

Pernyataan itu disambut antusias oleh peserta dan tamu undangan yang hadir dalam acara penutupan MTQ. Bahlil menilai penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk berkembang, berprestasi, serta memperoleh kesempatan ekonomi yang layak.

Menurut dia, negara harus hadir memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk bantuan sosial, tetapi juga program pemberdayaan yang mampu menciptakan kemandirian.

Bahlil menegaskan bahwa semangat pemberdayaan penyandang disabilitas sejalan dengan upaya mewujudkan keadilan sosial yang selama ini menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional.

Karena itu, berbagai pihak harus memastikan bahwa penyandang disabilitas tidak tertinggal dalam memperoleh akses pendidikan maupun kesempatan ekonomi.

Selain mengumumkan bantuan beasiswa dan modal usaha, Bahlil juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara MTQ disabilitas yang dinilainya telah membuka ruang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak penyandang disabilitas di berbagai daerah. Dengan demikian, semakin banyak talenta yang dapat ditemukan dan dikembangkan melalui dukungan pendidikan maupun pemberdayaan ekonomi.

Disabilitas mempunyai hak yang sama dengan warga negara lainnya. Mereka harus diberikan kesempatan untuk maju, berkembang, dan memperoleh masa depan yang lebih baik,” ujar Bahlil. (P24-byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.