PURWOREJO, purworejo24.com – Seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMA/SMK/MA tingkat Kabupaten Purworejo tahun 2026 digelar meriah dengan melibatkan ratusan pelajar dari berbagai sekolah, pada Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam mengembangkan potensi dan kreativitas siswa, sekaligus memperkuat karakter generasi muda melalui seni dan sastra.
Ketua Panitia Pelaksana, Prasetyo Gunawan, S.Pd, menyampaikan bahwa FLS3N memiliki peran penting dalam memberikan ruang ekspresi bagi pelajar untuk berkarya.
Menurutnya, ajang ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran yang bernilai edukatif dan kultural.
“FLS3N bertujuan utama untuk mengembangkan potensi dan kreativitas seni serta sastra di kalangan pelajar, khususnya SMA/SMK/MA di Kabupaten Purworejo. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pelestarian budaya melalui berbagai tema yang diangkat dalam setiap cabang lomba,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa nilai lebih dari FLS3N terletak pada kemampuannya menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap seni budaya bangsa.
“FLS3N tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang ekspresi bagi pelajar untuk menyalurkan bakat sekaligus mencintai budaya bangsa,” tambahnya.
Untuk pertama kalinya, pelaksanaan FLS3N di Kabupaten Purworejo tahun ini diselenggarakan secara terpadu dengan melibatkan jenjang SMA, SMK, dan MA. Hal ini berdampak pada meningkatnya jumlah peserta secara signifikan.
Tercatat sebanyak 25 sekolah ambil bagian dengan total 286 peserta yang mengikuti berbagai cabang lomba.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan cukup beragam, meliputi cipta puisi, baca puisi, monolog, cipta cerpen, jurnalistik, desain poster, komik digital, kriya, menyanyi solo putra dan putri, gitar solo, cipta lagu, kreativitas musik tradisional, film pendek, fotografi, hingga seni tari yang saat ini masih dalam proses rekapitulasi hasil.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di dua lokasi, yakni SMAN 2 Purworejo sebagai lokasi utama untuk sebagian besar cabang lomba, serta SMKN 3 Purworejo yang menjadi tempat khusus penyelenggaraan cabang seni tari.
Tema FLS3N tahun ini mengacu pada petunjuk teknis nasional, yaitu “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya.”
Tema tersebut menjadi landasan bagi para peserta dalam menghasilkan karya terbaik sesuai bidang masing-masing, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter dalam setiap proses berkarya.
Dalam proses persiapan, panitia mengedepankan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama para guru seni dan bahasa dari SMA/SMK/MA di Kabupaten Purworejo.
Kerja sama tersebut dinilai menjadi kunci dalam memastikan kegiatan berjalan lancar, tertib, dan berkualitas.
Prasetyo berharap, melalui penyelenggaraan FLS3N ini, para pelajar tidak hanya mampu meningkatkan kreativitas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta apresiasi tinggi terhadap seni budaya.
“Harapan kami, FLS3N ini dapat melahirkan talenta-talenta seni muda dari Purworejo yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








