KUTOARJO, purworejo24.com – Demaji Ecopark kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan dengan mengunjungi Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia (RPSLU) Wiloso Wredha Purworejo yang berada di Kutoarjo, pada Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan upaya berbagi kebahagiaan dengan para lanjut usia yang tinggal di panti.
Istri pemilik Demaji Ecopark, Endang Fanah Atmaji, mengatakan bahwa kegiatan Safari Ramadan ini sudah beberapa kali dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia.
“Alhamdulillah ini sudah yang kesekian kalinya Demaji Ecopark mengadakan Safari Ramadan di panti pelayanan sosial lanjut usia Wiloso Wredha Kutoarjo. Kami memang ingin berbagi kebahagiaan dan rezeki, agar para lansia di sini bisa merasa senang dan terhibur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya tidak secara khusus menentukan panti mana yang akan dikunjunginya. Namun, Demaji Ecopark berupaya melihat kebutuhan di masyarakat.
Menurutnya, panti lansia sering kali kurang mendapatkan perhatian dibandingkan panti asuhan anak.
“Kalau panti asuhan anak yatim biasanya banyak yang datang membantu. Tapi untuk panti jompo, kadang masih jarang dikunjungi. Karena itu kami memilih datang ke sini, dengan harapan para lansia merasa diperhatikan dan tidak merasa sendirian,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Demaji Ecopark juga menghadirkan berbagai hiburan yang biasa dilakukan di kawasan wisata mereka, seperti kegiatan kebersamaan dan aktivitas yang menghibur. Hal ini dilakukan untuk memberikan suasana segar bagi para penghuni panti.
Selama ini Demaji Ecopark dikenal dengan berbagai kegiatan rekreasi seperti outbound dan ES biking. Namun melalui Safari Ramadan, kegiatan tersebut dibawa langsung ke panti agar para lansia tetap dapat merasakan kebahagiaan tanpa harus datang langsung ke lokasi wisata.
“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi para lansia. Mereka juga membutuhkan hiburan dan kunjungan agar merasa tidak sendiri. Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi penyemangat bagi mereka,” tambahnya.
Endang juga mengapresiasi pemerintah yang dinilainya telah memberikan fasilitas yang baik bagi para lansia di panti tersebut. Ia melihat kondisi panti yang tertata rapi, bersih, serta para lansia yang mendapatkan pelayanan kesehatan dan perhatian yang baik.
Dalam rangkaian Safari Ramadan, Demaji Ecopark juga masih memiliki sejumlah agenda kegiatan sosial lainnya. Pada Minggu mendatang, mereka akan menggelar buka puasa bersama dengan anak yatim dan dhuafa di sekitar Demaji Ecopark. Selain itu, pihaknya juga berencana mengunjungi Panti Tirto Jiwo dalam waktu dekat.

Sementara itu, pekerja sosial bidang pelayanan bimbingan rohani Dinas Sosial Jawa Tengah di RPSLU Wiloso Wredha Kutoarjo, Salamun, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kepedulian Demaji Ecopark.
“Kami sangat berterima kasih kepada Demaji Ecopark. Kehadiran mereka memberikan hiburan dan kebahagiaan bagi para simbah di sini. Ini juga menjadi bentuk silaturahmi yang sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.
Salamun menjelaskan, saat ini terdapat 60 lansia yang tinggal di panti tersebut.
Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Wonosobo, Temanggung, Magelang kota dan kabupaten, Kebumen, serta Purworejo.
RPSLU Wiloso Wredha Kutoarjo sendiri merupakan unit dari Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Adi Yuswo Purworejo.
Di Kabupaten Purworejo terdapat dua fasilitas pelayanan lansia, yakni di Purworejo sebagai panti induk dengan kapasitas sekitar 100 lansia, serta unit di Kutoarjo dengan jumlah penghuni sekitar 60 orang.
Untuk menjaga kesehatan fisik dan mental para lansia, panti rutin mengadakan berbagai kegiatan. Setiap Senin dilaksanakan bimbingan sosial dan senam, Selasa diisi dengan pengajian dan bimbingan rohani, serta kegiatan seni seperti bernyanyi bersama dengan iringan organ tunggal guna menumbuhkan semangat para penghuni.
Seluruh kebutuhan para lansia di panti tersebut, mulai dari makan, perawatan, hingga pemakaman apabila meninggal dunia, telah difasilitasi oleh pemerintah.
Menurut Salamun, suka dan duka dalam pelayanan lansia juga menjadi bagian dari keseharian para petugas. Tantangan biasanya muncul ketika beberapa lansia sakit secara bersamaan, sementara jumlah sumber daya manusia yang terbatas.
“Namun kebahagiaan kami adalah ketika para simbah merasa senang dan nyaman dengan pelayanan yang kami berikan. Itu menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik,” katanya.
Ia berharap ke depan semakin banyak pihak yang bersinergi dan bekerja sama untuk memberikan perhatian serta dukungan kepada para lansia di panti tersebut.
Selama bulan Ramadan ini, tercatat sudah tiga pihak yang berkunjung, termasuk Demaji Ecopark. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







