Kesehatan

Kasus Demam Dengue di Purworejo Terkendali, Dinkesda Tekankan PSN Berkelanjutan

74
×

Kasus Demam Dengue di Purworejo Terkendali, Dinkesda Tekankan PSN Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Kantor Dinkesda Purworejo
Kantor Dinkesda Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Purworejo memastikan bahwa kasus demam dengue (DD) di wilayahnya saat ini dalam kondisi terkendali. Hal tersebut tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin dan berkelanjutan.

Kepala Dinkesda Kabupaten Purworejo, dr. Sudarmi, MM, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinkesda, dr. Budi Susanti, M.Sc, menyampaikan bahwa tren penurunan kasus demam dengue cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Intinya demam dengue di Purworejo sekarang terkendali karena masyarakat sudah sadar PSN dan mampu mempertahankannya secara terus-menerus. Sebelumnya, dalam satu minggu kasus bisa mencapai lebih dari 100, sekarang hanya sekitar 20 kasus. Itupun belum tentu semuanya DBD, karena tidak semua penurunan trombosit merupakan dengue,” jelasnya, saat ditemui dikantornya, pada Kamis (15/1/2026)

Ia menambahkan, baik demam dengue maupun dengue berdarah memiliki pola penanganan yang sama di tingkat masyarakat, yakni dengan melakukan PSN minimal satu kali dalam seminggu.

Menurutnya, hingga saat ini PSN masih menjadi satu-satunya upaya paling efektif dalam pencegahan penyakit yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Terkait pengaruh cuaca ekstrem, dr. Budi menjelaskan bahwa kondisi hujan yang tidak menentu justru memengaruhi siklus hidup nyamuk. Pada saat hujan ekstrem, jentik nyamuk kerap terbawa air dan tidak berkembang. Sebaliknya, ketika hujan mulai jarang turun, potensi telur nyamuk menetas justru meningkat.

Sekarang ini banyak telur nyamuk yang tidak menetas, sehingga kasus DD menurun. Namun demikian, PSN tetap harus dilakukan secara konsisten. Tidak ada cara lain selain PSN,” tegasnya.

Berdasarkan data Dinkesda, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 3.414 kasus demam dengue dan 258 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Purworejo.

Kasus tersebut tersebar merata di seluruh wilayah kabupaten.

Sementara pada awal Januari 2026, situasi dinilai relatif aman dan terkendali, dengan kondisi stabil sejak minggu ke-10 tahun 2025.

Selain dengue, Dinkesda juga mengingatkan kewaspadaan terhadap penyakit malaria. Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 16 kasus malaria impor, tanpa adanya kasus kematian.

Untuk malaria, upaya pencegahan yang dilakukan juga tetap mengandalkan PSN.

PSN adalah pemberantasan sarang nyamuk dengan cara menguras, menutup, dan mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari genangan air,” jelas dr. Budi.

Dinkesda berharap kesadaran masyarakat untuk melakukan PSN dapat terus dipertahankan agar Purworejo tetap terbebas dari lonjakan kasus penyakit berbasis lingkungan, khususnya yang ditularkan oleh nyamuk. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.