Bencana Alam

Sungai Meluap, Jalan Putus, Ribuan Warga Sibolga Terpaksa Mengungsi

67
×

Sungai Meluap, Jalan Putus, Ribuan Warga Sibolga Terpaksa Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Banjir
Banjir

SIBOLGA, purworejo24.com – Banjir disertai longsor melanda Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, sejak Selasa (25/11/2025) setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Akibatnya, lebih dari 2.000 rumah terendam banjir, dan sekitar 1.500 warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Kondisi sosial masyarakat pun kian memprihatinkan. Banyak keluarga kehilangan harta benda, sementara anak-anak dan lansia menjadi kelompok paling rentan terdampak bencana. Sejumlah sekolah dan tempat ibadah ikut terendam, menyebabkan aktivitas warga lumpuh total.

Anak-anak dan lansia adalah yang paling terdampak. Banyak yang kehilangan tempat tinggal dan akses ke fasilitas dasar,” ujar Kamila, reporter Insert Trans TV yang melaporkan langsung dari lokasi bencana.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sibolga mencatat, hingga malam hari bantuan logistik masih belum merata di sejumlah titik pengungsian.

Kepala BPBD Sibolga, Rudi Hartono, mengatakan proses distribusi bantuan terkendala banyaknya akses jalan yang terputus akibat longsor.

Kami berharap pemerintah kota dapat mempercepat penyaluran bantuan. Kondisi di lapangan cukup sulit karena banyak ruas jalan terputus,” ujar Rudi.

Sejumlah pihak menilai banjir yang terus berulang ini tidak lepas dari rusaknya lingkungan dan berkurangnya daerah resapan air di wilayah hulu.

Aktivis lingkungan, Mita, menuding meluapnya Sungai Sibolga serta minimnya ruang terbuka hijau sebagai penyebab utama.

Pemerintah harus berkomitmen menjaga lingkungan. Jika tidak, bencana seperti ini akan terus terulang,” tegasnya.

Duka akibat banjir tidak hanya dirasakan di Sibolga. Beberapa daerah lain di Sumatra, seperti Aceh dan Kota Padang, juga dilanda banjir bandang pada hari yang sama. Namun, Sibolga dinilai menjadi wilayah dengan dampak terparah karena banyak ruas jalan utama rusak dan putus akibat longsor.

Pemerintah melalui Dinas Sosial dan BPBD mulai menyalurkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, selimut, serta kebutuhan medis kepada para pengungsi. Meski demikian, warga berharap penyaluran bantuan bisa lebih cepat dan merata.

Yang terpenting saat ini adalah keselamatan warga dan pemerataan bantuan. Jangan sampai ada yang terlewat dari program bantuan sosial,” ujar salah satu relawan di lokasi.

Ditulis oleh Annisa Khoiriyah dari An-Nawawi Mlilir


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.