PURWOREJO, purworejo24.com – TK Siwi Asih Desa Banyuasin Separe, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, menggelar kegiatan pembelajaran luar kelas dengan mengajak peserta didiknya berkunjung ke Museum Tosan Aji Purworejo pada Rabu (4/12/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari metode belajar sambil bermain untuk memperkaya pengalaman anak sekaligus mengenalkan potensi daerahnya.
Salah satu guru pendamping, Ari Mahfirotul Fauzi, mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan upaya sekolah menumbuhkan rasa ingin tahu anak sejak dini melalui pengalaman langsung.
“Hari ini anak didik kami kami ajak ke Museum Tosan Aji supaya mereka tahu bahwa di Kabupaten Purworejo ada museum. Harapan kami anak-anak mengenal nilai sejarah, budaya, serta hal-hal edukatif lainnya,” ujarnya.
Agenda pembelajaran tidak hanya berfokus pada museum. Usai mengenal koleksi dan sejarah lokal di Tosan Aji, rombongan melanjutkan kegiatan ke sejumlah lokasi edukatif lain.
Anak-anak dibawa melihat secara langsung proses pemerasan susu kambing, kemudian berkunjung ke Roket Ciken, hingga menyaksikan langsung bedug terbesar di dunia yang berada di Masjid Darul Muttaqin, Kauman, Purworejo.
Ari menuturkan bahwa rangkaian kunjungan ini bertujuan memperluas wawasan peserta didik melalui kegiatan nyata di lapangan.
“Anak-anak belajar lebih mudah ketika mereka melihat langsung. Karena itu kami ajak mereka ke beberapa tempat agar pengalaman belajar lebih menyenangkan dan bermakna,” jelasnya.
Kedatangan rombongan TK Siwi Asih di Museum Tosan Aji disambut hangat oleh Aditia Hendra, edukator museum yang turut mendampingi proses belajar.
Suasana ceria tampak jelas saat anak-anak berkeliling, melihat koleksi, dan mendengarkan penjelasan tentang sejarah lokal.
Melalui kegiatan pembelajaran luar kelas ini, TK Siwi Asih berharap dapat menumbuhkan karakter rasa ingin tahu, kecintaan terhadap sejarah, serta keberanian bertanya pada peserta didik sejak usia dini. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







