Seni Budaya

Angkat Budaya Daerah Dolalak Program Sutrala Irama FM Raih Penghargaan Bergengsi Dari Ganjar Pranowo

43
×

Angkat Budaya Daerah Dolalak Program Sutrala Irama FM Raih Penghargaan Bergengsi Dari Ganjar Pranowo

Sebarkan artikel ini
Foto bersama
Foto bersama

PURWOREJO, purworejo24.com- Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Purworejo. Program siaran Suara Tradisional Dolalak (Sutrala) produksi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Irama FM Purworejo sukses meraih Penghargaan Program Siaran Kearifan Lokal Terbaik dalam ajang Anugerah 5th Indonesia Persada.ID Awards 2025.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (Indonesia Persada.ID), Ganjar Pranowo, dan diterima oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, pada malam puncak penganugerahan bertajuk “Merawat Kearifan Lokal, Menjaga Indonesia”, yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo, Rabu (26/11/2025) malam.

Tahun 2025 menjadi momen istimewa bagi Purworejo, karena didapuk sebagai tuan rumah Anugerah 5th Indonesia Persada.ID Awards 2025, yang juga dirangkaikan dengan peringatan 56 tahun berdirinya Radio LPPL Irama FM Purworejo.

Dalam sambutannya, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa radio dan LPPL memiliki peran strategis sebagai media penyebar informasi daerah yang kredibel sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Radio dan televisi lokal harus menjadi sumber rujukan masyarakat,” kata Ganjar saat memberikan sambutan.

Ganjar juga mendorong LPPL untuk terus berinovasi dan bertransformasi mengikuti perkembangan media digital. Radio diharapkan tidak hanya didengar, melainkan bisa dilihat juga oleh masyarakat.

Sekarang radio tidak cukup hanya didengar, tapi juga harus bisa dilihat melalui streaming. Inovasi dan kreasi inilah yang harus terus kita dorong,” ujarnya.

Dengan integrasi radio ke media digital dan media sosial, Ganjar optimistis LPPL tetap eksis dan mampu menjangkau generasi lintas usia.

Jika suara lokal padam, yang hilang bukan hanya radio dan TV, tetapi juga akar budaya kita,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Purworejo Yuli Hastuti, menegaskan bahwa radio tetap menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses internet.

Radio masih menjadi sumber informasi, pendidikan, hiburan, sekaligus penjaga kekayaan budaya daerah,” ungkapnya.

Menurut Bupati, di tengah ketatnya persaingan media, radio justru mampu bertahan dan beradaptasi melalui transformasi berbasis internet, streaming, hingga audio visual.

Kekuatan radio terletak pada kedekatan dengan masyarakat dan lokalitasnya. Konten yang disajikan mencerminkan identitas daerah, dan itu tidak dimiliki media lain,” tuturnya.

Sementara itu Direktur Irama FM, Aji Wahyudi mengapresiasi gelaran ajang Anugerah 5th Indonesia Persada.ID Awards 2025. Ia bangga Purworejo dipercaya menjadi tuan rumah event nasional ini.

Alhamdulillah kita dipercaya menyelenggarakan event nasional. Kita juga bersyukur bisa mengangkat Ndolalak yang merupakan kesenian asli Purworejo untuk mendapatkan penghargaan,” kata Aji (P24-byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.