PURWOREJO, purworejo24.com – Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo, Muh Dahlan, mengungkapkan bahwa jumlah anak putus sekolah di wilayahnya saat ini mencapai sekitar 8.000 anak.
Data tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK. Hal ini membuat Kabupaten Purworejo masih banyak anak tak melanjutkan sekolah.
Untuk itu, pihaknya mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo untuk segera mengambil sikap.
Hal itu disampaikan Dahlan usai menghadiri kegiatan penyerahan simbolis beasiswa bagi anak putus sekolah yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo. Ia mengaku terkejut dengan besarnya angka tersebut.
“Terus terang saya kaget. Jumlah 8.000 anak putus sekolah ini sangat besar. Padahal pendidikan merupakan urusan wajib pemerintah,” ungkap Dahlan, Kamis (27/11/2025).
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Purworejo saat ini telah memiliki Peraturan Bupati sebagai landasan hukum untuk menangani persoalan anak putus sekolah melalui program pemberian beasiswa pendidikan.
Ia menegaskan, Komisi IV DPRD sebagai mitra kerja Dinas Pendidikan akan terus mendorong pemerintah daerah agar lebih serius menangani permasalahan tersebut, baik dari sisi anggaran maupun kebijakan.
“Kami akan terus mendorong agar pemerintah daerah benar-benar turun tangan. Anak-anak di Purworejo harus sekolah semuanya. Jangan sampai ada yang tidak mengenyam pendidikan,” tegasnya.
Dahlan berharap, dengan adanya intervensi pemerintah melalui beasiswa dan kebijakan yang tepat, angka anak putus sekolah di Kabupaten Purworejo dapat terus ditekan setiap tahunnya.
“Kita harapkan dengan intervensi pemerintah angka putus sekolah nantinya bisa menurun,” kata Dahlan. (P24-bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







