Pertanian

Wabup Apresiasi Inovasi Petani, Panen Jagung di Desa Kalimiru Gunakan Mesin Corn Harvester

97
×

Wabup Apresiasi Inovasi Petani, Panen Jagung di Desa Kalimiru Gunakan Mesin Corn Harvester

Sebarkan artikel ini
panen jagung perdana menggunakan mesin modern corn harvester atau corn picker
panen jagung perdana menggunakan mesin modern corn harvester atau corn picker

BAYAN, purworejo24.com – Inovasi pertanian terus dikembangkan di Kabupaten Purworejo. Salah satunya terlihat di Desa Kalimiru, Kecamatan Bayan, yang menggelar panen jagung perdana menggunakan mesin modern corn harvester atau corn picker pada Selasa (28/10/2025).

Acara panen yang berlangsung di lahan seluas dua hektar itu dihadiri oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Inf. Imam Purwoko, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bulog Purworejo, Kepala Desa Kalimiru Agung Yuli Priatmoko serta instansi terkait lainya.

Sebelum panen jagung jenis Pioner P27 dimulai, kegiatan utama diawali dengan peluncuran operasional Mesin Lovol Bisi 102 Niskala.

Kepala Desa Kalimiru, Agung Yuli Priatmoko, menjelaskan bahwa kegiatan panen ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, kelompok tani, serta dukungan dari pemerintah daerah melalui Polres, Kodim, dan Dinas Pertanian.

Jagung yang dipanen hari ini merupakan varietas Pioner P27 dengan luas panen sekitar dua hektar, sementara total luas lahan jagung di Desa Kalimiru mencapai delapan hektar yang akan dipanen secara bertahap,” jelas Agung.

Ia menambahkan, panen kali ini menggunakan mesin baru yang masih dalam tahap penyesuaian terhadap kondisi cuaca yang sempat diguyur hujan. Hasil panen akan dikeringkan hingga mencapai kadar air 14 persen sesuai standar Bulog, sebelum dikirim ke gudang.

Sebelumnya, Desa Kalimiru sudah mengirim jagung sebanyak tujuh ton ke Bulog dengan harga Rp6.400 per kilogram. Ke depan, kami terus berupaya meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen agar semakin sesuai dengan standar pasar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa mesin Lovol Bisi 102 Niskala yang digunakan merupakan hasil kolaborasi Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Anugerah Pratama Bayan, yang terdiri dari tujuh desa yakni Kalimiru, Dukuhrejo, Pogungrejo, Ketiwijayan, Botorejo, Bayan, dan Sambeng.

Mesin tersebut dibeli menggunakan dana ketahanan pangan desa dengan sistem penyertaan modal bersama.

Harganya berkisar Rp600 juta, dan penggunaannya diatur melalui kesepakatan antar desa dengan biaya sewa 75 persen dari tarif normal sebagai bentuk pelayanan kepada warga penyerta modal.

Mesin ini multifungsi, bisa untuk panen jagung maupun padi. Harapannya, selain meningkatkan produktivitas, juga menambah pendapatan asli desa melalui keuntungan BUMDesma yang nantinya akan dibagikan ke tujuh desa anggota,” jelas Agung.

Sementara itu, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi memberikan apresiasi atas inisiatif dan inovasi yang dilakukan oleh pemerintah desa dan kelompok tani.

Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Purworejo yang telah memprakarsai serta mendampingi kegiatan ini sejak pembelian bibit hingga panen. Kami juga mengapresiasi Kepala Desa Kalimiru dan para kepala desa lainnya yang berinovasi melalui BUMDesma dalam modernisasi pertanian,” kata Dion.

Menurutnya, penggunaan alat panen modern seperti corn harvester merupakan langkah nyata menuju mekanisasi pertanian, yang sejalan dengan program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Kita akan terus mendukung pengembangan pertanian modern, baik dari sisi infrastruktur, sistem pengairan, hingga ketersediaan pupuk. Tahun ini, Pemkab juga telah menyalurkan hibah alat pertanian ke berbagai kelompok tani, dan akhir tahun nanti akan kembali memberikan mesin corn harvester untuk wilayah selatan seperti Kecamatan Purwodadi yang menjadi lumbung padi Purworejo,” jelas Dion.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat terus terjalin agar ketahanan pangan di Kabupaten Purworejo semakin kuat.

Dengan semangat kolaborasi seperti ini, saya yakin program Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan bisa tercapai,” pungkas Dion. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.