Kecelakaan

Seorang Perempuan Meninggal Dunia Usai Tertemper Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Banyuurip

257
×

Seorang Perempuan Meninggal Dunia Usai Tertemper Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Banyuurip

Sebarkan artikel ini
Lokasi terjadinya kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu Banyuurip
Lokasi terjadinya kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu Banyuurip

BANYUURIP, purworejo24.com – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan rel kereta api 624 Tegal Kuning km 486-1/2, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Selasa pagi (30/9/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.

Seorang perempuan paruh baya bernama Pawit Trisnawati (43), warga Dukuh Ngemplak RT 2 RW 4, Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api Prameks 501 jurusan Yogyakarta–Kutoarjo.

Kapolsek Banyuurip, Iptu Muslim, mengungkapkan peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar yang kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.

Ketika dilakukan pengecekan, benar bahwa ada seorang perempuan yang tertemper kereta KA Prameks 501 yang baru saja melintas,” jelasnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diketahui melaju menggunakan sepeda motor Beat matic bernopol AA 6704 TV dari arah utara ke selatan.

Pada saat bersamaan, KA Prameks 501 melaju dari arah timur menuju barat. Diduga korban tidak memperhatikan kedatangan kereta karena perlintasan tersebut tidak dilengkapi dengan palang pintu pengaman.

Benturan keras membuat korban terpental dan mengalami luka parah di bagian kepala serta tubuh. Ia meninggal di lokasi kejadian.

Sementara motor milik korban ditemukan terlempar ke arah barat, tidak jauh dari aliran irigasi sawah.

Petugas Polsek Banyuurip bersama tim Inafis Polres Purworejo yang tiba di lokasi segera mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan identifikasi. Identitas korban berhasil dipastikan melalui pemindaian sidik jari.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo dengan bantuan PMI untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Iptu Muslim mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan tanpa palang pintu.

Kami harap warga selalu waspada dan memastikan kondisi aman sebelum melintas, guna menghindari kejadian serupa,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.