Berita

PMII Purworejo Tegaskan Tidak Terlibat Aksi Demo, Ajak Warga Tak Mudah Terprovokasi

219
×

PMII Purworejo Tegaskan Tidak Terlibat Aksi Demo, Ajak Warga Tak Mudah Terprovokasi

Sebarkan artikel ini
Pengurus PC PMII Kabupaten Purworejo
Pengurus PC PMII Kabupaten Purworejo

 

PURWOREJO, purworejo24.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Purworejo menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat maupun ikut serta dalam aksi demonstrasi yang disebut-sebut akan digelar di Gedung DPRD Kabupaten Purworejo pada Senin (1/9/2025) ini.

Penegasan itu disampaikan melalui pernyataan sikap resmi yang diisampaikan oleh Ketua PC PMII Purworejo, Fatkhu Rohman.

Informasi yang beredar terkait keterlibatan PMII dalam rencana aksi tersebut tidak benar. Kami tegaskan bahwa PMII Purworejo tidak akan mengikuti aksi demonstrasi di DPRD Purworejo,” ujar Fatkhu Rohman.

Dalam keterangannya, PMII Purworejo menegaskan bahwa setiap gerakan yang dilakukan selalu mengedepankan tanggung jawab, ketertiban, serta menjunjung tinggi prinsip aksi yang damai dan konstruktif. Karena itu, pihaknya menyerukan kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat menimbulkan tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas umum.

Meski menolak dikaitkan dengan aksi yang beredar, PMII Purworejo tetap menyampaikan sejumlah tuntutan terkait isu-isu strategis di daerah.

Ada tujuh poin utama yang mereka suarakan, di antaranya :
• Mendesak pemerintah bersikap tegas, solutif, dan bertanggung jawab terhadap persoalan bangsa.
• Mengusut tuntas dugaan korupsi dalam proyek Mini Zoo dan Bank Purworejo serta menindak tegas pihak yang terlibat.
• Menolak kenaikan tunjangan anggota DPRD Purworejo karena dinilai tidak pro-rakyat dan mencederai rasa keadilan sosial.
• Mendesak DPRD agar menjalankan fungsi pengawasan, anggaran, dan legislasi secara profesional, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.
• Menyoroti kinerja DPRD yang dinilai boros anggaran lewat kunjungan kerja ke luar daerah dengan biaya miliaran rupiah tanpa hasil jelas.
• Menyayangkan pembelian mobil dinas untuk Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD tahun 2025 yang dianggap tidak peka terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
• Menagih janji politik Bupati Hj. Yuli Hastuti, S.H. dan Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si. yang dinilai belum terealisasi nyata untuk kepentingan rakyat.

Pernyataan ini kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab. Semoga menjadi refleksi bersama demi tercapainya keadilan dan kesejahteraan masyarakat Purworejo,” tutup Fatkhu Rohman. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.