PURWOREJO, purworejo24.com – Sebanyak 25 peserta penyandang disabilitas mengikuti pelatihan desain grafis yang digelar oleh Kecamatan Purworejo bekerja sama dengan Difable Person Organization (DPO) Purworejo dan Yayasan Yakum.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (25/9/2025) hingga Sabtu (26/9/2025), dengan tujuan meningkatkan keterampilan peserta dalam memasarkan produk UMKM mereka secara digital.
Instruktur pelatihan, Junan Ali Asmi, menjelaskan bahwa pelatihan ini terbagi menjadi dua materi utama. Pada hari pertama, peserta mendapat pelatihan content creator bersama narasumber Dho Jembris. Sementara pada hari kedua, mereka fokus mempelajari desain grafis dengan tema “Branding Pintar”.
“Branding pintar ini bertujuan agar peserta mampu me-branding UMKM mereka masing-masing, mulai dari pembuatan logo hingga desain kebutuhan untuk story dan feed di Instagram maupun WhatsApp,” ujar Junan, Sabtu (26/9/2025).
Junan menambahkan, saat ini peserta sudah memasuki tahap mendesain konten promosi mereka.
“Tadi mereka sudah menentukan jenis logo, seperti letter mark, combination mark, atau maskot, sesuai kebutuhan masing-masing. Setelah itu, desain diturunkan ke postingan media sosial dengan palet warna yang selaras dengan logo, supaya lebih menarik dan memiliki mood tersendiri,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, Junan berharap para peserta dapat lebih mandiri dan mampu mengembangkan usaha berbasis digital.
“Harapannya mereka bisa mandiri, punya usaha yang bisa dipasarkan secara online, sehingga UMKM mereka semakin berkembang,” harapnya.
Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam pemberdayaan penyandang disabilitas di Purworejo, khususnya dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing produk lokal. (P24/mujib)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








