PURWOREJO, purworejo24.com – Semangat berinovasi masyarakat Kabupaten Purworejo kian menggelora. Hal itu tampak dari pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Tahun 2025 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Purworejo.
Sebanyak 42 inventor dari berbagai kalangan tampil menunjukkan hasil kreativitas dan inovasi terbaiknya, meningkat signifikan dari tahun 2024 yang hanya diikuti 19 peserta.
Penilaian lomba berlangsung selama tiga hari, Rabu–Jumat (27–29 Agustus 2025), di Aula Bapperida Purworejo.
Para peserta menjalani sesi presentasi serta tanya jawab di hadapan lima dewan juri yang berasal dari unsur Bapperida, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, akademisi, praktisi, serta media.
Kabid Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Purworejo, Sri Palupi, mewakili Kepala Bapperida, menegaskan bahwa Krenova merupakan agenda tahunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Tujuannya sebagai bentuk apresiasi kepada para penemu (inventor) yang berkontribusi nyata dalam menciptakan produk inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Kami sangat mengapresiasi antusias masyarakat. Tahun ini jumlah peserta meningkat signifikan sampai 42 peserta, baik perorangan maupun kelompok. Rinciannya, kategori masyarakat umum/mahasiswa diikuti 31 peserta, sedangkan kategori pelajar sebanyak 11 peserta,” ujar Sri Palupi, pada Jumat (29/8/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Krenova tidak hanya sekadar lomba, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam mendorong tumbuhnya iklim inovasi di Purworejo.
“Kegiatan ini mencakup semua hasil kreativitas dan inovasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Tahun ini kita mengusung tema ‘Pengembangan Ekonomi Sirkular untuk Mendukung Daya Saing Daerah’. Tema ini diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing Purworejo di masa depan,” terangnya.
Adapun ide-ide yang dilombakan sangat beragam. Beberapa bidang fokus yang mendominasi antara lain pertanian dan pangan, pendidikan, serta teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu, juga ada inovasi di bidang energi, rekayasa teknologi manufaktur, kesehatan, hingga industri kreatif.
“Tahun ini bidang pertanian dan pangan serta pendidikan cukup banyak, sejalan dengan kebutuhan masyarakat kita. Namun kreativitas di bidang lain juga bermunculan dengan ide-ide yang cukup segar,” tambah Sri Palupi yang juga bertindak sebagai salah satu tim penilai.
Sebagai bentuk penghargaan, Bapperida Purworejo menyiapkan hadiah cukup besar bagi para pemenang, yakni berupa tropi, sertifikat, serta uang pembinaan dengan total nilai Rp40.674.000 (termasuk pajak).
Para juara nantinya tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, tetapi juga akan dikirim untuk mewakili Purworejo di ajang Krenova tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025.
“Pengumuman pemenang tingkat kabupaten dijadwalkan akan dilakukan pada bulan September mendatang. Selanjutnya, mereka yang meraih juara akan kita dorong untuk bersaing di tingkat provinsi, membawa nama baik Purworejo,” tandasnya.
Dengan meningkatnya jumlah peserta hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu, gelaran Krenova 2025 menjadi bukti nyata bahwa kesadaran masyarakat Purworejo dalam berinovasi semakin tinggi.
Harapannya, karya-karya kreatif yang lahir dari ajang ini tidak hanya menjadi sekadar kompetisi, melainkan juga mampu diimplementasikan untuk mendukung pembangunan daerah, memperkuat ekonomi masyarakat, serta menciptakan daya saing Purworejo di kancah yang lebih luas. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








