KALIGESING, purworejo24.com – Ada yang berbeda dalam gelaran kelulusan 21 siswa SD Negeri Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah di tahun 2025 ini.
Mereka merayakan kelulusan dengan cara yang sederhana namun penuh makna. Selain melaksanakan tasyakuran, kelulusan dilaksanakan dengan melepaskan 60 ekor burung perkutut secara bersama- sama. Hal itu dilakukan sebagai simbol harapan dan kepedulian terhadap alam.
Kepala SD Negeri Kaligesing, Supriyono, menyampaikan bahwa pelepasan burung ini bukan sekadar seremoni namun memiliki tujuan untuk pelestarian satwa.
“Sekarang ini banyak pemburu burung, jadi kami ingin anak-anak tumbuh dengan rasa peduli terhadap lingkungan dan ikut menjaga keberadaan satwa di sekitar mereka,” ujar, Supriyono, saat dikonfirmasi disela acara kelulusan 21 siswa SD Negeri Kaligesing, pada Senin (2/6/2025).
Supriyono menyebut, tahun ini SD Negeri Kaligesing menempati peringkat 3 se-Kecamatan Kaligesing. Bahkan, salah satu siswa berhasil meraih peringkat 3 tingkat kecamatan dan ada pula yang mendapatkan nilai sempurna, yakni 100.
Acara kelulusan berlangsung khidmat. Setelah pengumuman, para siswa secara simbolis diserahkan kembali kepada orang tua mereka. Tasyakuran juga ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan mereka.
Meski sederhana, kelulusan tahun ini meninggalkan kesan mendalam. Di antara pemotongan tumpeng dan pelepasan burung yang terbang ke langit, terselip doa dan harapan agar para lulusan SD Negeri Kaligesing terbang tinggi, seperti perkutut yang dilepas, meraih masa depan yang lebih cerah dengan tetap berpijak pada nilai-nilai kepedulian dan kebaikan.
Wali kelas VI, Teguh Suyono, berharap melalui kegiatan ini, selain menjadi bentuk sedekah alam juga sebagai tanda peningkatan prestasi sekolah.
“Kami ingin para siswa memiliki karakter yang baik, peduli pada kelestarian alam, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” katanya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







