PURWOREJO, purworejo24.com– Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Purworejo berhasil mengevakuasi jenazah seorang perempuan lanjut usia di kawasan hutan Desa Kedungpomahan Kulon, Kecamatan Kemiri, pada Sabtu (24/5).
Proses evakuasi melibatkan berbagai pihak dan berjalan di medan yang cukup sulit. Jenazah ditemukan di dalam jurang lebih dari 20 meter.
Menurut laporan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Purworejo, Sutijoso Brahmanto, tim menerima laporan dari anggota PMI pada pukul 13.32 WIB mengenai penemuan jenazah.
“Korban bernama Ibu Siyam, warga Dusun Binarum, Kedungpomahan Kulon, yang hilang sejak Senin (19/5) siang. Keluarga dan warga sekitar sudah melakukan pencarian sejak dilaporkan kepada Koramil setempat pada Selasa (20/5), namun tidak berhasil menemukan hingga akhirnya jenazah ditemukan hari ini,” jelas Sutijoso dalam rilis resminya Sabtu (24/5/2025).
Jenazah ditemukan oleh seorang warga bernama Sudiman pada pukul 12.35 WIB di lokasi hutan yang sering digunakan warga untuk merumput. Sudiman segera melaporkan penemuan tersebut kepada perangkat desa dan Polsek Kemiri.
Proses evakuasi melibatkan sejumlah personel TRC BPBD Kabupaten Purworejo. Mereka didukung oleh PMI Kabupaten Purworejo, Damkar, Inafis, Polsek dan Koramil Kemiri, tenaga medis Puskesmas Kemiri, Granat Rescue, serta berbagai unsur relawan lainnya seperti Tagana dan Ubaloka.
“Kondisi medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi. Lokasi penemuan jenazah bukanlah akses jalan umum, sehingga membutuhkan kerja sama tim yang solid,” tambah Sutijoso.
Kronologi Hilangnya Korban
Korban, Ibu Siyam (70), dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah tidak kembali sejak pergi pada Senin siang. Menurut informasi warga, lokasi terakhir korban sering digunakan untuk mencari rumput.
Sayangnya, pencarian oleh warga dan keluarga selama lima hari tidak membuahkan hasil hingga akhirnya jenazah ditemukan hari ini.
Proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Inafis Polres Purworejo dan tenaga medis Puskesmas Kemiri. Dengan sinergi berbagai pihak, jenazah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. Upaya bersama ini menunjukkan solidaritas yang tinggi dalam menghadapi situasi dan medan yang sulit,” tutupnya. (P24-bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








