PURWOREJO, purworejo24.com – Badan Usaha Miliki Desa Bersama (BUMDes Bersama) Anugerah Pratama, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jawa Tengah, menyatakan siap mendukung program ketahanan pangan dan makan bergizi gratis yang luncurkan Presiden Prabowo Subiyanto.
Hal itu disampaikan oleh Dewan Penasehat BUMDESMA Anugerah Pratama, Agung S Priatmoko, saat mengadakan Musyawarah Antar Desa (MAD) untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan anggaran tahun 2024, di hotel Plaza, pada Kamis (13/2/2025)
Dalam MAD itu juga untuk merumuskan program kerja yang akan dilaksanakan di tahun 2025 ini.
BUMdes Bersama ini adalah BUMdes yang dibentuk oleh desa – desa di Kecamatan Bayan dan anggotanya adalah pemerintah desa.
“Ini adalah kegiatan rutin tahunan bagian dari pertanggung jawaban kami dari pengelolaan anggaran dari desa berupa penyertaan modal dari desa kepada BUNdes Bersama. Hasilnya nanti akan disepakati atau disetujui untuk menentukan bagi hasil ke desa yang tentunya akan menjadi pendapatan asli desa yang besarnya bervariasi sesuai dengan besaran penyertaan modal yang diberikan oleh desa kepada Bumdes Bersama,” kata Agung saat ditemui wartawan.
Dijelaskan, penyertaan modal desa adalah modal yang diberikan oleh desa yang nilainya saat ini masih variatif atau tidak sama, terendah sampai 31 Desember 2024 sebesar 5 juta dan tertinggi ada 35 juta dengan bagi hasil yang diterima terendah sekitar 600 ribu dengan modal 5 juta dan modal sebesar 35 juta akan mendapatkan hasil dan masuk ke PAD sebesar 4 juta rupiah.
“Program kita kedepan akan selaras dengan program pemerintah pusat dari Presiden Prabowo Subiyanto, BUMdes Bersama ini akan ikut berperan didalam peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan juga kami siap dalam mendukung program ketahanan pangan dan juga program makan bergizi gratis,” ujarnya.
Terkait hal itu, lanjutnya, masih nanti akan disepakati di forum kaitanya dengan ketahanan pangan khusus kaitanya dengan program optimalisasi lahan pertanian termasuk kaitanya dengan program pangan lestari.
“Harapan kita kedepan nanti BUMdes Bersama ini bener- bener bisa bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa diseluruh desa yang ada di wilayah Kecanatan Bayan. Kami siap untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” harapnya.
Diakui, untuk MBG nantinya masih akan menunggu juklak juknis lanjut dan menunggu petunjuk arahan dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat, pada prinsipnya BUMdesma Anugerah Pratama secara legalitas menyatakan sudah siap
“Kira- kira dengan Ketmen Desa no 3, minimal 20 persen digunakan untuk penyertaan modal khusus ketahanan pangan kepada Bumdes atau Bumdes Bersama itu anggap saja 150 juta kali 25 desa maka hampir 2 miliar. Maka pada prinsipnya kita siap, namun untuk teknis kegiatan ini menunggu petunjuk lebih lanjut, namun kita akan sesuaikan dengan kemampuan dan potensi hasil yang kita dapat, kita tidak akan gegabah dalam menggunakan penyertaan modal ini,” jelasnya.
BUMdesna akan selalu berkomunikasi, berkoordinasi dengan baik bersama inspectorat, dan kedepan juga akan menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Purworejo untuk melakukan pendampingan khusus terkait dengan penggunaan dana desa yang 20 persen untuk ketahanan desa ini. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







