Kecelakaan

Jatuh Dari Ketinggian, Warga Purworejo Meninggal Dunia di Malaysia

291
×

Jatuh Dari Ketinggian, Warga Purworejo Meninggal Dunia di Malaysia

Sebarkan artikel ini
Jenazah saat akan dimakamkan
Jenazah saat akan dimakamkan

KEMIRI, purworejo24.com – Rochamin (39), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dusun Bendo, Desa Kemiri Kidul, Kecamatan Kemiri, Purworejo, Jawa Tengah, dikabarkan meninggal dunia di Malaysia.

Berdasarkan surat bukti pencatatan kematian dengan No: 00060/SBPM-KL/0125/04, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur menerangkan bahwa Rochamin meninggal dunia pada tanggal 8 Januari 2025 pukul 21:40 PM dengan sebab kematian Multiple Injuries Due To Fall From Height atau cedera akibat jatuh dari ketinggian dan telah tercatat dalam Daftar Kematian Warga Negara Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia.

Berdasarkan informasi yang diterima dari JPN Cawangan UTC Kuala Lumpur, jenazah juga telah dilakukan otopsi, dan jenazah dibawa dengan penerbangan menuju rumah duka dan dimakamkan di Desa Kemiri Kidul, pada Senin (13/1/2025).

Orang tua korban, Sumodiyono bersama kakak korban, Mustaman, mengaku mendapat kabar Rochamin meninggal dari orang tua salah teman Rochamin yang sama- sama bekerja sebagai PMI di Malaysia.

Kabar dari kawannya yang sama- sama kerja disana, memberikan kabar kepada orang tuanya di Purworejo, bahwa Rochamin jatuh dari kerjaan proyek,” katanya.

Rochamin adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Rochamin yang telah berkeluarga namun belum memiliki anak itu pergi bekerja sebagai PMI di Malaysia sejak 1,3 tahun lalu. Ia berangkat ke Malaysia melalui salah satu PT penyalur kerja di Cilacap.

Kalau kejadianya pada hari Rabu kemarin, jam setengah lima sore, informasinya hanya itu tok,” lanjutnya.

Diakui selama ia bekerja di Malaysia, Rochamin selalu melakukan komunikasi dengan keluarga secara baik.

Orangnya agak tertutup, jadi kita tidak tau kalau dia ada masalah atau tidak, komunikasi selama ini baik- baik saja,” jelasnya.

Sebagai keluarga Sumodiyono bersama Mustamam mengaku hanya bisa berduka atas meninggalnya Rochamin, dan menerima apa yang terjadi.

Namanya anak bagaimana lekas dikembalikan ke Indonesia dan bisa dimakam disini,” ujarnya.

Sementara itu petugas PJTKI  dari PT GMI Cilacap, Erwin, mengatakan, terkait penyebab kejadian meninggalnya Rochamin sesuai yang di tuliskan dalam surat keterangan dari KBRI di Malaysia adalah jatuh dari ketinggian, namun ketinggian berapa tidak disampaikan secara jelas dalam surat tersebut.

Ya itu sesuai di surat keterangan dari KBRI tapi meninggal diluar jam kerja dan kita hanya bisa menfasilitasi pemulanganya, hak- haknya, asuransinya kita bantu hingga dapat,” ujarnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.