EkonomiPemerintahan

Bahas Kerjasama Wisata dan Air Bersih, Bupati Purworejo Temui Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan

65
×

Bahas Kerjasama Wisata dan Air Bersih, Bupati Purworejo Temui Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan

Sebarkan artikel ini
Suasana pertemuan antara Bupati Purworejo dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kepatihan, pada Kamis (18/4/2024)
Suasana pertemuan antara Bupati Purworejo dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kepatihan, pada Kamis (18/4/2024)

 

PURWOREJO, purworejo24.com – Bupati Purworejo, Jawa Tengah, Hj Yuli Hastuti SH menemui Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Ruang Rapat Gadri Kompleks Kepatihan, pada Kamis (18/4/2024). Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu dilksanakan untuk membahas beberapa kerjasama yang telah dilakukan antara Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama Pemerintah Provinsi DIY.

Dalam kesempatan itu, Sri Sultan menyambut baik berbagai kerjasama yang telah dilakukan. Sri Sultan berharap, berbagai kerjasama yang telah dan akan dilakukan ke depan dapat memberikan manfaat.

Tadi Sri Sultan sangat menyambut baik kehadiran kami dan siap mendukung berbagai kerjasama yang dapat memberikan manfaat, khususnya manfaat bagi khalayak umum,” terangnya.

Pj Sekretaris Daerah Drs R Achmad Kurniawan Kadir MPA menambahkan, salah satu kerjasama yang menjadi bahasan utama dalam pertemuan itu adalah penjajakan kerjasama terkait pengadaan air bersih guna mencukupi kebutuhan Yogyakarta International Airport (YIA).

Selain membahas kerjasama terkait pengadaan air bersih, tadi juga dibahas beberapa kerjasama yang telah terjalin selama ini. Selain itu itu juga dibahas terkait kerjasama wisata, karena kita satu kawasan yang saling mendukung satu sama lain,” kata Wawan sapaan akrab Pj Sekda Purworejo.

Lebih jauh, Direktur PDAM Tirta Perwitasari Hermawan Wahyu Utomo ST Msi, menjelaskan bahwa pihaknya menawarkan kerjasama penyediaan suplai air bersih untuk memenuhi kebutuhan YIA.

Kita menawarkan suplai air diambil dari air Sungai Bogowonto di Kecamatan Bagelen. Ini akan memberikan perbandingan yang lebih efisien dibanding harus mengambil air dari Bendungan Bener melalui Kecamatan Loano,” kata Hermawan.

Hermawan mengungkapkan, bahwa pihaknya memiliki kemampuan menyediakan suplai air 3.000 liter per detik. Sedangkan kebutuhan YIA sekitar 6.000 liter per detik. Jadi potensinya, Purworejo akan mampu menyuplai separuh kebutuhan YIA.

Terakhir diukur oleh UGM mencapai 3.000 liter per detik. Saat ini ijin yang sudah keluar 50 liter per detik, dan ke depan akan terus dikembangkan secara bertahap. Dalam waktu dekat kami akan bertemu dengan PDAM Kulo Progo dan harapannya akhir tahun ini kerjasama dapat terealisasi,” imbuh Hermawan. (P24/wid/hms)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.