PURWOREJO, purworejo24.com– Kondisi jalan Provinsi Purworejo-Magelang, dibeberapa titik terjadi banyak lubang. Selain itu, Jalan yang bergelombang membuat warga jengkel.
Agar segera mendapat perhatian dari otoritas yang berwenang, warga pun menanam pohon pisang di lokasi jalan yang rusak. Tercatat sudah 2 kalu warga menanam pohon pisang dijalan provinsi tersebut.
Pohon pisang yang ditanam di jalan provinsi yang rusak tersebut tepatnya di Desa Kaliboto, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
“Sudah 2 kali saya lihat warga tanam pohon pisang di jalan, yang pertama sekitar 5 hari yang lalu dan sekarang hari ini saya lihat lagi,” kata Lia (28) salah satu warga Kecamatan Bener pada Sabtu (3/2/2024).
Menurut Lia, penanaman pohon tersebut sebagai bentuk kritik lantaran jalan provinsi tersebut banyak yang berlubang. Selain itu, pohon pisang juga sebagai tanda bahwa dilokasi tersebut bahaya untuk dilewati.
“Bermanfaat sih, soalnya kalau tidak ada tanda itu (pohon pisang), sangat membahayakan. Kan kalau malam hari gak kelihatan lubang-lubang itu mas,” lanjutnya.
Dari pantauan purworejo24.com, jalan rusak terjadi mulai atas Kolam Renang Artatirta Purworejo hingga Wilayah Kecamatan Bener. Lubang-lubang jalan berdiameter sekitar 10 hingga 20 CM menjadi ancaman bagi para pengguna jalan, khususnya bagi penguna jalan roda dua atau sepeda motor.
Seperti yang terji di Desa Kebonggunung, Kecamatan Loano, menurut warga sekitar sering terjadi kecelakaan akibat para pengendara yang sebagian besar pengguna roda dua terperosok di lubang jalan. Bahkan mirisnya lagi yang terjebak dalam lubang itu bisa dihitung setiap waktu.
Salah satu pengguna jalan, Nurul (28) mengatakan, bahwa jalan berlubang ini sudah sangat membahayakan, bahkan dibeberapa titik yang lumayan besar dan dalam. Beberapa hanya ada tanda cat pilox berwarna putih, itupun jika terdapat genangan air warna cat juga tidak terlihat.
“Kita kan kerjanya di Kota Purworejo ya, jadi kalau jalan rusak seperti ini sangat membahayakan. Ya kalau bisa di perbaiki secepatnya,” kata Nurul.
Meski demikian, pada Sabtu (3/2/2024) sebagian jalan yang berlubang mulai ditambal oleh instansi terkait. (P24-bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








