
BAGELEN, purworejo24.com – Sebuah tayangan video diakun Instagram dengan nama Merapi_uncover, yang menggambarkan dan menceritakan adanya peristiwa atau kejadian kereta api yang berhenti karena anjlok dan miring di wilayah Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah, pada Minggu (12/11/2023) siang dan viral di sejumlah group WA, telah membuat heboh dan gempar warga serta petugas kepolisian dan petugas KAI yang ada di Bagelen.
Setelah dicek dilapangan, dan dilakukan konfirmasi terhadap petugas KAI, Video dengan durasi sekitar 11 detik dengan keterangan atau ucapan “Kereta apinya anjlok, miring, tu miring tu, berhenti dia” dari sang pembuat video itu dinyatakan tidak benar atau hoax oleh petugas.
Video itu diduga dibuat oleh pengguna jalan saat melintas di wilayah Bagelen, dan mengaplud di media sosial tanpa konfirmasi dengan petugas terkait.
“Kabar itu hoax, tidak benar itu, hanya orang lewat terus sok- sok kepingin memberi informasi, sok up to date, tapi tidak benar itu. Biasa seperti itu, hati- hati,” kata Kapolsek Bagelen, AKP Suwardiyono, di pos perlintasan palang pintu barat pasar Krendetan, pada Minggu (12/11/2023).
Disampaikan, dari informasi yang didapat di Pos itu, petugas Polsek Bagelen mendapati keterangan, bahwa pada Minggu tanggal 12 November 2023 sekitar pukul 13.45 wib, ada kereta api yang berhenti di dekat pos perlintasan palang pintu Desa Bapangsari. Namun kereta itu berhenti bukan karena anjlok atau mengalami kecelakaan.
“Saya sampaikan betul tadi siang sekitar pukul 13.45 WIB, kereta Progo dari arah Jogja menuju barat kearah Jenar, ada informasi atau indikasi rel ini ada sedikit goyangan, dilokasi setelah palangpintu Bapangsari, sehingga termonitor di stasiun Jenar dan petugas KAI di stasiun Jenar menginstruksikan agar kereta tersebut berhenti sebentar untuk memastikan rel yang akan dilewati itu aman. Sehingga setelah kurang lebih 30 menit berhenti supaya jalan lagi dengan kecepatan 10 KM/jam. Setelah itu tidak ada kejadian apa apa,” jelasnya.
Kapolsek menghimbau, masyarakat untuk hati- hati dengan adanya rel ganda ada saat ini. Rel ganda itu sering sekali dilintasi. Kereta api akan melintas dengan rentan waktu sekitar setiap 7 menit, baik dari arah barat maupun ketimur.
“Masyarakat harus hati – hati, dan apabila ada kereta tetap waspada, tetap patuhi rambu – rambu, juga memastikan bila ada sesuatu yang terjadi itu dipastikan dulu, jangan segera diinformasikan kepada siapapun (publik), media apalagi, itu seolah- olah tidak ada peduli dari pegawainya, padahal kita semua respeck,” pesannya. (P24/Wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








