BENER, purworejo24.com – Ratusan ibu- ibu kader PKK desa se- Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan lomba permainan tradisional berupa Gapyak, Egrang dan Balap Karung di lapangan Desa Kaliboto, pada Kamis (10/8/2023).
Selain untuk mengisi dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke -78, lomba itu digelar juga dalam rangka mengenalkan kembali, nguri-uri atau melestarikan permainan tradisional yang mulai langka dilaksanakan akibat tergerus oleh kemajuan zaman.
Lomba yang di laksanakan oleh PKK Kecamatan Bener itu berlangsung meriah. Secara bergantian perwakilan peserta dari masing- masing desa mengikuti lomba, dengan sistem gugur, mulai dari babak penyisihan hingga final.
Puluhan warga dan anak- anak hadir memadati area perlombaan, guna melihat secara langsung keseruan jalanya lomba. Sorak sorai penontonpun riuh menyemangati para peserta yang ikut dalam perlombaan itu.
Hadir dan membuka kegiatan lomba itu, Plt. Camat Bener, Imam Cjiptadi, anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi Nasdem Dapil 6, Muhammad Abdullah, perwakilan Polsek dan Koramil Bener, serta sejumlah kepala desa dan pengurus PKK kecamatan serta desa se- Kecamatan Bener.
“Jadi perlombaan kali ini kita mengangkat tema mencintai budaya tradisional, sehingga yang dilombakan adalah permainan-permainan tradisional, yang dimainkan oleh generasi kita terdahulu, harapannya supaya tradisi seperti ini, permainan tradisional ini, tidak hilang ditelan zaman, kemudian nanti dikenalkan kepada anak- anak kita, anak cucu kita yang hari ini sebagian besar sudah tidak mengenal permainan tersebut.
Kalau dibiarkan akan punah, nah karena kekhawatiran itulah, maka perlombaan ini kita adakan,” kata anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi Nasdem Dapil 6, yang juga menjadi sponsor tunggal dalam kegiatan lomba itu, Muhammad Abdullah, saat ditemui di sela kegiatan.
Disebutkan, ada tiga jenis permainan tradisional yang dilombakan, diantaranya balap karung, kemudian gapyak dan egrang.
“Pesertanya dari seluruh desa di Kecamatan Bener, ada 28 desa, dab 100 persen ikut, semuanya ikut, dari desa mengirimkan masing- masing 8 orang sebagai peserta,” sebutnya.
Abdullah berharap setelah adanya perlombaan itu, para orang tua, khususnya ibu-ibu PKK, mengingat dan menyadari kembali, permainan tradisional yang mereka mainkan, untuk ditularkan kepada anak-anak dan cucunya.
“Maka selesai perlombaan ini saya berharap mereka kemudian mengajari anak cucunya, sehingga perlombaan atau permainan tradisional ini kemudian tidak hilang ditelan zaman, anak-anak mengenal kembali, sehingga tradisi seni budaya kita bisa terjaga dengan baik,” harapnya.
Menurutnya, secara umum permainan tradisional itu memiliki lebih banyak positif, yakni dari pada anak- anak bermain game, yakni anak akan lebih sehat kalau bermain dengan permainan tradisional itu. Disamping menyehatkan, permainan itu bisa untuk mengakurkan, mengakrabkan, mengurangi gaya hidup yang sekarang menjalar adalah individual.
“Kita sampaikan bahwa nanti di setiap desa untuk diadakan lomba, di tiap RT atau antar RT, kemudian di setiap tahun di momen- momen tertentu seperti peringatan hari kemerdekaan, dilombakan di tingkat desa atau kecamatan, bahkan saya berharap nanti ada perlombaan dari tingkat desa hingga tingkat kabupaten.
Kali ini hadiah totalnya adalah 6,5 juta, harapan ke depan pesertanya semakin banyak, kemudian tidak hanya diikuti oleh ibu-ibu PKK namun juga oleh anak- anak dan kita upayakan hadiahnya di tahun mendatang jauh lebih menarik dari pada hadiah yang disediakan tahun ini,” jelasnya.
Plt Camat Bener, Imam Cjiptadi mengatakan, kegiatan lomba permainan tradisional itu dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut dari hasil pertemuan dan kesepakatan bersama antara anggota DPRD Fraksi Nasdem Dapil 6, Muhammad Abdullah bersama tim penggerak PKK Kecamatan pada beberapa waktu lalu di aula pertemuan SD Kaliurip.
“Kebetulan sekali ini merupakan tindak lanjut dari perbincangan kami, dengan anggota DPRD, atau komisi IV DPRD Purworejo, Muhammad Abdullah, dengan ibu-ibu tim penggerak PKK, yang saat itu kami memang mengundang beliau selaku nara sumber, dan disaat itu disepakati dan disampaikan bahwa selama ini karena teknologi sudah melupakan permainan- permainan tradisional, yang sebetulnya merupakan permainan adiluhung, dan bisa meningkatkan kebersamaan kita, semangat juang kita, sekaligus juga melatih keseimbangan otak kanan dan otak kiri kita sehingga dapat meningkatkan pengetahuan kita serta kerjasama kita, semangat kita dalam mengisi kemerdekaan ini,” ungkapnya.
Menurutnya, selama tiga tahun warga sudah dirundung kesepian karena tidak ada kegiatan apapun, lantaran terkendala pandemi covid -19. Selama tiga tahun pula warga nenjalankan PPKM sehingga kegiatan dengan mengumpulkan massa sangat berkurang, baik hiburan, tontonan maupun olahraga, tidak pernah dilaksanakan.
“Nah, di tahun 2023 ini kita bisa memeriahkan peringatan hari kemerdekaan RI, secara meriah dan kita bisa mengumpulkan, berinteraksi, berkumpul bersama masyarakat secara langsung, tampa kita merasa ketakutan lagi, dan kekhawatiran karena pandemi covid 19,” ujarnya.
Imam berharap tidak hanya ibu- ibu, masyarakat secara umum juga diharapkan mulai mempopulerkan kembali dan melestarikan kembali permainan tradisional itu, tidak hanya gapya, egrang dan balap karung, tapi masih banyak lagi permainan tradisional yang sudah mulai dilupakan, seperti bentik, panggalan, gobak sodor, dakon, bekel dan lain sebagainya, ini yang sebetulnya merupakan permainan yang melatih anak- anak kita untuk lebih trampil dan lebih mampu mengendalikan diri serta memiliki empati terhadap sesama manusia.
“Ke depan harapan kami kegiatan ini tidak hanya sampai disini, tapi di even- even tertentu, tidak hanya peringatan 17 Agustusan saja, tapi dieven- even tertentu yang kita harapkan ada, termsuk dipekan pekan olahraga, permainan tradisional ini menjadi satu mata lomba, karena selama ini justru lomba yang baru justru game online, yang tentu saja berpengaruh terhadap anak- anak kita,” harapnya.(P24/Wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








