PURWOREJO, purworejo24.com – Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jateng VI bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan RI, mengadakan pelatihan Manajemen Beternak Kambing di Kabupaten Purworejo.
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membantu petani dan peternak kambing dalam memahami cara beternak yang lebih baik dan efektif sehingga bisa meningkatkan produktivitas ternak dan pendapatan mereka.
Komisi IV DPR RI Vita Ervina yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, kambing dan domba adalah sektor budidaya ternak unggulan di Kabupaten Purworejo. Banyak petani yang mengandalkan ternak ini sebagai aktivitas utama atau sampingan.
Maka dari itu, petani dan peternak harus memaksimalkan potensi yang ada. Dalam pelatihan kali ini para petani terbuka dengan fakta bahwa beternak kambing yang dikelola dengan baik akan memberikan keuntungan yang cukup besar. Namun, peternak seringkali dihadapkan dengan berbagai tantangan karena masih banyak yang menggunakan cara konvensional dalam memelihara hewan.
“Oleh karena itu, diperlukan sinergitas antara pemangku kebijakan di daerah maupun di pusat, seperti program-program pemerintah pada sektor peternakan,” kata Vita usai membuka acara di Hotem Sanjaya In pada Sabtu (6/5/2023).
Para peserta juga dibekali pengetahuan tentang program pemerintah yang terkait penyediaan bibit unggul, peningkatan produksi pakan ternak, pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan, pengembangan pengolahan dan pemasaran hasil ternak, program Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO), serta Program KUR bagi petani maupun peternak.
“Program ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat kepada masyarakat dalam upaya mendorong pengembangan pertanian di sektor peternakan,” kata Vita.
Vita menambahkan, selain sebagai sumber produksi daging, ternak kambing juga menghasilkan kotoran yang bernilai untuk dijadikan pupuk organik tanaman sehingga ternak kambing bisa diintegrasikan dengan tanaman. Berbagai macam keuntungan yang diperoleh dalam beternak kambing antara lain modal yang relatif lebih kecil dibanding ternak ruminansia lain, masa panen lebih cepat, kebutuhan pakan yang lebih sedikit dan murah, serta limbah ternak kambing yang bisa menguntungkan.
“Ternak kambing adalah salah satu usaha peternakan yang menguntungkan dan jelas menghasilkan tanpa adanya spekulasi,” tambah Vita.
Potensi beternak kambing di Kabupaten Purworejo sangat menjanjikan, mengingat kebutuhan pasar yang cukup tinggi dan faktor pendukung utama seperti ketersediaan pakan yang mudah didapatkan oleh masyarakat.
Vita menyebut, kondisi geografis yang mendukung menjadi penyemangat, sehingga masyarakat mulai tertarik untuk berbisnis kambing maupun domba. Selain itu, beternak kambing juga memberikan manfaat lain seperti meningkatkan ekonomi petani, memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, serta membantu memenuhi kebutuhan akan pupuk organik tanaman.
“Kami melihat bahwa kambing menjadi salah sector budidaya ternak unggulan yang ada di Purworejo, kita ketahui bahwa beternak kambing bukan hanya sebagai aktivitas sampingan tetapi juga menjadi ladang bisnis, ada kambing etawa dan juga PE yang menjadi unggulan di purworejo,” pungkas Vita. (P24-bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







