EkonomiInspirasiPendidikan

Menteri PMK Muhadjir Efendi Beli Motor Listrik Rakitan SMK Muhammadiyah Purwodadi

107
×

Menteri PMK Muhadjir Efendi Beli Motor Listrik Rakitan SMK Muhammadiyah Purwodadi

Sebarkan artikel ini
Menko PMK Muhadjir Effendy mengapresiasi produk motor listrik rakitan SMK Muhammadiyah Purwodadi Purworejo, Jawa Tengah.
Menko PMK Muhadjir Effendy mengapresiasi produk motor listrik rakitan SMK Muhammadiyah Purwodadi Purworejo, Jawa Tengah.

PURWOREJO, purworejo24.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy kembali datang di Kabupaten Purworejo. Kedatangan Muhadjir diketahui untuk mengapresiasi produk motor listrik rakitan SMK Muhammadiyah Purwodadi Purworejo, Jawa Tengah.

Muhadjir Effendy diketahui sebelumnya juga telah memesan motor listrik rakitan siswa-siswi SMK Muhammadiyah Purwodadi Purworejo saat Muktamar Muhammadiyah beberapa waktu yang lalu. Saat itu Muhadjir ingin motor listrik yang ia pesan menggunakan baterai yang telah dimodifikasi.

Tak berselang lama, pihak sekolah pun akhirnya bekerjasama dengan dengan PT Estima Solo, untuk merakit motor listrik. Sedangkan untuk baterai pihak sekolah bekerja sama dengan startup Freeneg untuk mengembangkannya.

“Kita telah menjadi pelopor elektrik vehicle (motor listrik) yang akan dikembangkan di Indonesia, komplet dengan baterai terbarunya,” kata Muhadjir saat kunjungannya di SMK Muhammadiyah Purwodadi pada Minggu (12/2/2023).

Dalam kunjungannya, Muhadjir juga melakukan MOU dengan Startup Freeneg serta meresmikan gedung baru di SMK Muhammadiyah Purwodadi. Menteri PMK juga sempat mencoba motor listrik rakitan siswa-siswi SMK ini.

“Kita mendukung Indonesia untuk menciptakan energi hijau agar kita betul-betul menjadi negara maju,” kata dia

Diketahui, dalam melaksanakan perakitan motor listrik tersebut, SMK Muhammadiyah Purwodadi membeli sparepart kendaraan di PT Estima Solo, pihak SMK juga meminta kepada PT Estima untuk mendampingi dan mengajari siswa dalam merakit motor listrik dan mobil listrik.

“Atas nama pemerintah dan Muhammadiyah kami mengucapkan terim akasih kepada tim yang telah bekerja sama. Pemerintah akan terus mendukung upaya kreatif anak bangsa dalam membangun energi hijau,” kata Muhadjir.

Kepala SMK Muhammadiyah Purwodadi, Sumarjo menambahkan, SMK Muhammadiyah Purwodadi melaksanakan perakitan motor dan mobil listrik di bengkel sekolah setempat. Selain itu motor listrik ini juga dijadikan sebagai media pembelajaran siswa.

Selain dibeli Menteri PMK, 3 unit motor listrik lainnya juga sudah terjual ke beberapa instansi. Mereka yang memesan diantaranya Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Pusat memesan 2 unit dan Universitas Muhammadiyah Purworejo memesan 1 unit.

Untuk baterai terbaru ini kata Sumarjo, ada 2 varian kecepatan mengisi ulang baterai . Yang pertama ada baterai yang di-charge dalam waktu 30 menit dan yang kedua hanya membutuhkan waktu hanya 7 menit saja.

“Kalau beli motor di kami kita bawakan charger dan bisa mengisi sekitar 30 menit. Tapi kalau mau yang cepat ada semacam stasiun pengisian baterai yang hanya 7 menit,” kata Sumarjo. (P24-bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.