PURWOREJO, purworejo24.com – Polteknik Sawunggalih Aji (Polsa) Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah, menggelar Wisuda ke XVII Program Diploma 3 tahun akademik 2021/2022, di gedung Ganesha Convention Hall, pada Kamis 27 Oktober 2022.
Sebanyak 40 mahasiswa dari Program Studi Akuntasi, 35 mahasiswa dari Program Teknik Informatika dan 12 Mahasiswa dari Program Studi Administrasi Bisnis, mengikuti wisuda itu.
Dalam wisuda itu, tiga mahasiswa dinyatakan lulus sebagai wisudawan terbaik dan mendapat piagam serta plakat. Ketiga mahasiswa itu yaitu Program Studi D3 Akuntansi oleh Dwi Indah Rahmawati dengan IPK 3,69, Program Studi D3 Teknik Informatika oleh Aninda Sekar Putri dengan IPK 3,74, dan Program Studi D3 Administrasi Bisnis oleh Desi Arifiana Purnami dengan IPK 3,75.
Selain piagam dan plakat kepada wisudawan terbaik, dalam wisuda itu juga dilakukan penyerahan Piagam Penghargaan Masa Pengabdian Dosen Tetap oleh Direktur didampingi oleh Ketua Yayasan Sawunggalih Aji Purworejo.
Dosen Tetap itu yaitu Titik Suhartini, S.Pd., M.Si, dengan masa bakti 21 tahun dan Agus Fitrianto, S.E., M.M., dengan masa bakti 19 tahun. Juga penyerahan buku hasil karya mahasiswa Prodi Administrasi Bisnis kepada Direktur Politeknik Sawunggalih Aji.
Mereka tergabung dalam Tim Yodotuku.com Prodi Administrasi Bisnis. Yodotuku.com merupakan e-commerce yang dibuat dan dikelola oleh mahasiswa Administrasi Bisnis yang beranggotakan 13 mahasiswa, diantaranya, Salammatul Nur Fauza, Desi Arifiana Purnami, Astrianingsih, Trisa Sumarningsih, Budiarto, Wit Widaryani, Mustakhifaturrokhmah, Muhamad Fajar Efrizal, Risna Handayani, Sanda Andiko Putra, Alif Damayanti, Mahaning Prayudati dan Pristia Eka Kurniasari.
Adapun karya buku yang diterbitkan dengan judul buku Manajemen SDM dan Pemasaran (Teori & Impementasi), Pos Kesekretariatan dan Keuangan Bisnis Online (Teori & Implementasi), dan Manajemen Pelayanan Bisnis Online (Teori & Implementasi).
Prosesi wisuda menjadi semarak dengan penampilan sejumlah lagu yang dinyanyikan oleh mahasiswa UKM musik Polsa.
Hadir dalam acara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Bhimo Widyo Andoko, SH MH, Wakil Bupati Purworejo, Hj. Yuli hastuti, SH, Ketua Yayasan Sawunggalih Aji Kutoarjo, H. Johan Abdul Rakman, SE, MM, Ak, Direktur Politeknik Sawunggalih Aji, Danis Imam Bachtiar, SE, MM, dan jajaran, orang tua wali wisudawan serta Wisudawan.
Direktur Politeknik Sawunggalih Aji, Danis Imam Bachtiar, menyampaikan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah diwisuda. Dikatakan, wisuda bukanlah purna tugas untuk berhenti belajar, namun sebaliknya, ilmu yang sudah didapatkan akan dilanjutkan guna membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin kompleks ke depan.
“Belajar itu adalah sebuah peristiwa mental atau proses internal yang tidak hanya melibatkan hubungan stimulus dan respon. Lebih dari itu, belajar merupakan aktivitas yang melibatkan kegiatan berpikir yang kompleks dan juga dorongan mental yang dikendalikan oleh otak dan kehalusan budi untuk diniatkan membantu sesama,” katanya.
Politeknik Sawunggalih Aji pada tahun 2022 ini, lanjutnya, telah melewati dasawarsa kedua dalam mengemban amanah penyelenggaraan pendidikan tinggi. Di usia 22 tahun, Politeknik Sawunggalih Aji telah banyak menghasilkan lulusan yang telah berkarya dan berkarir di berbagai bidang dan lembaga.
Tidak sedikit lulusan yang telah sukses menjadi Wirausaha. Bahkan sejak masih berstatus mahasiwa, mereka sudah menorehkan prestasi dengan omset puluhan juta rupiah per bulan dari bisnis yang dijalani.
“Sejak lulusan pertama, banyak alumni juga telah sukses berkarir sebagai PNS di Kementerian, Lembaga Pemerintah, Pemerintah Daerah, pegawai BUMN , BUMD, maupun perusahaan nasional.
Artinya, para Wisudawan tidak perlu minder, inferier dan berkecil hati ketika nanti bersaing dan berkompetisi dalam menempuh karir di dunia kerja. Kalian semua se-level, sepadan dengan lulusan Pendidikan Tinggi lainnya di Indonesia,” ungkapnya.
Diungkapkan, Politeknik Sawunggalih Aji mulai tahun 2022 ini sudah menerima mahasiswa baru Program Sarjana Terapan atau S-1 Vokasi untuk Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak.
Dan sebentar lagi Politeknik Sawunggalih Aji juga akan membuka Program Sarjana Terapan Bisnis Digital.
“Hal ini tentunya menjadi bagian dari komitmen besar kami penyelenggaraan Tri Dharma Pendidikan Tinggi,” ujarnya.
Komitmen itu, tambahnya, diperkuat melalui kerjasama dengan berbagai perusahaan. Untuk penguatan pembelajaran dan peningkatan kompetensi mahasiswa, pada bulan September-Oktober 2022 ini, tiga perusahaan mitra telah memberikan dukungan dan bantuan prasarana laboratorium, yaitu dari PT Ilmu Kelapa Nirmala Agung, berupa 10 unit komputer Core i7 untuk laboratorium pemrogaman, dari PT Ada Sakti Daya Asoka, berupa pendingin ruangan/AC perpustakaan, dari PT Panca Anugerah Sakti, berupa peralatan laboratorium simulator jaringan.
“Kami sampaikan terima kasih kepada ketiga PT tersebut, atas dukungan yang diberikan, dan pastinya akan sangat membantu penguatan pembelajaran dan peningkatan kompetensi mahasiswa Polsa,” ucapnya.
Sementara itu, wakil Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, mengatakan, pendidikan merupakan pondasi utama untuk membangun peradaban bangsa. Kesadaran akan arti penting pendidikan akan menentukan kualitas kesejahteraan lahir batin dan masa depan bangsa.
Terbukti bahwa seluruh bangsa yang berhasil mencapai tingkat kemajuan kebudayaan dan teknologi tinggi mesti disangga oleh kualitas pendidikan yang sangat kokoh.
“Oleh sebab itu, kita semua harus berupaya sekuat tenaga untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kita, karena apa yang dikerjakan oleh jajaran pendidik pada hari ini akan menentukan wajah Indonesia ke depan. Ini merupakan suatu tantangan yang amat besar bagi seluruh jajaran pendidikan yang ada di Indonesia agar dapat berubah lebih baik.
Orang bijak mengatakan bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik. Pengalaman yang anda miliki selama ini bisa menjadi bekal dalam meniti karir di masyarakat luas. Karena di masyarakat luas, bekal pengetahuan saja ternyata belum cukup dan belum memadai dalam bekerja. Yang dibutuhkan adalah kesiapan mental, skill, dan jaringan,” jelasnya.
Yuli berharap para sarjana yang diwisuda, benar-benar memiliki modal yang cukup dalam berkiprah di masyarakat. Berbekal ilmu yang diperoleh, Saudara harus mampu menggali kreativitas untuk menjadi wirausaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan, bukan sekedar menjadi pencari kerja.
“Kita semua di jajaran pemerintah daerah mengakui bahwa Polsa merupakan salah satu aset penting sekaligus kebanggaan Kabupaten Purworejo di bidang pendidikan. Alumninya dinilai berkualitas sehingga dengan cepat mampu terserap dalam bursa kerja, di tengah persaingan yang sangat ketat.
Di masa-masa mendatang, kita semua tentu berharap agar Polsa bisa lebih meningkatkan perannya dengan menjadi perguruan tinggi yang mampu melahirkan alumni yang berkualitas,” pungkasnya.(P24/Wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







