PURWOREJO, purworejo24.com – Membaca merupakan hal penting dalam proses belajar-mengajar. Maka dari itu Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus menggenjot budaya membaca masyarakat, khususnya peserta didik.
Salah satu terobosannya adalah melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti Luhur kepada peserta didik dengan mengembangan Gerakan Literasi (GLS ).
Tak ketinggalan, untuk membantu pemerintah dalam menumbuhkan literasi membaca peserta didik, dan mengimplementasikan Permendikbud tersebut, Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Kopri PMII Komisariat An-Nawawi menggelar pojok baca hingga ke Pesantren.
Nur Makhrifah salah satu kader kopri PMII Komisariat An Nawawi menjelaskan Permendikbud Nomor 23 tahun 2015 hanya bisa menjangkau di sekolah-sekolah negeri. Untuk bisa memperluas cangkupan tersebut pihaknya berinisiatif menggelar Pojok Baca di pesantren yang ada di Purworejo.
Nur Makhrifah menyebut, kegiatan ini menjadi juga menjadi salah satu bentuk kontribusi serta kepedulian PMII terhadap budaya literasi yang mulai terkikis baik dikalangan masyarakat, siswa, mahasiswa maupun santri.
“Kita berharap setelah kegiatan ini budaya literasi dapat meningkat kembali dan dapat terus terselenggarakan baik dilingkungan pesantren maupun dilingkup yang lebih luas,” katanya saat ditemui di lokasi pada Rabu 13 Juli2022.
Nur, sapaan akrabnya menjelaskan, kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo mulai Minggu 10 Juli – Rabu 13 Juli 2022. Pihaknya pun mengajak kolaborasi salah satu distributor buku di Purworejo untuk mensuplai ketersediaan buku.
“Kita bekerja sama dengan Sahabat Buku Purworejo. Berhasil memfasilitasi Lebih dari 500 buku tersedia untuk dibaca dan menyediakan ribuan buku dengan harga terjangkau,” katanya.
Kegiatan tersebut juga mendapat respon yang positif dari pondok pesantren dan masyarakat sekitar karena dinilai dapat meningkatkan literasi masyarakat terutama kalangan siswa, mahasiswa dan santri.
“Mereka dapat membaca buku langsung di lokasi yang sudah difasilitasi tanpa dipungut biaya,” katanya.
Ulfatun Nafisah salah satu pengujung yang juga merupakan santri Pondok Pesantren An-Nawawi mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan menarik untuk mengisi waktu libur di Ponpes.
“Kita ditawarkan kegiatan gratis dan produktif untuk menambah bekal wacana untuk menyambut tahun ajaran baru,” katanya.(P24/Bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








