PemerintahanReligiSosial

Puncak Perayaan Waisak di Purworejo Digelar Secara Daring

127
×

Puncak Perayaan Waisak di Purworejo Digelar Secara Daring

Sebarkan artikel ini
Perayaan Waisak tahun 2022/2566 BE di Vihara Vimalkirti Setoyo dan Vihara Vimalakirti Ngargo, Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo
Perayaan Waisak tahun 2022/2566 BE di Vihara Vimalkirti Setoyo dan Vihara Vimalakirti Ngargo, Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo

BAGELEN, purworejo24.com – Sekitar 140-an umat Budha Majelis Nichiren Syosyu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) Purworejo, Jawa Tengah, menggelar perayaan Waisak tahun 2022/2566 BE secara daring.

Kegiatan perayaan itu dilaksanakan secara sederhana di dua Vihara yaitu Vihara Vimalkirti Setoyo dan Vihara Vimalakirti Ngargo, Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, pada Senin tanggal 16 Mei 2022. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan dan dilaksanakan dengan prokes sebagimana mestinya.

Sebagai acara puncak perayaan, umat Budha itu mengikuti upacara Waisak dari masing- masing Vihara secara streaming atau daring dari Kuil Hoseiji Jakarta yang dipimpin oleh Bhiksu Yang Arya Ryoso Tosawa.

Ketua MNSBDI Jawa Tengah Sentra 5, Pandita Wagiman, saat dikonfirmasi usai perayaan Waisak di Desa Hargorojo, mengatakan, ada tiga peristiwa penting yang diingatkan oleh Yang Arya Ryoso Tosawa dalam bimbingan perayaan itu, yakni kelahiran, pencapaian penerangan sempurna dan parinibhana.

Dikatakan, sesuai sambutan secara daring yang diberikan oleh Wakil Ketua Umum MNSBDI, Pandita Rusdi Rukmarata,  berharap agar tahun depan umat Budha bisa melaksanakan upacara Waisak dengan offline.

“Makanya saat ini harus mulai kembali lebih aktif menjalankan keaktifan pembinaan kembali, sehingga tahun depan perayaan bisa dilaksanakan secara offline,” katanya.

Disampaikan, setelah upacara selesai, untuk kegiatan di Vihara Vimalakirti Setoyo dilanjutkan dengan syukuran waisak yang dikemas dalam bentuk ramah tamah. Hadir dalam ramah ramah itu, diantaranya Kepala Desa Hargorojo dan Kapolsek Bagelen juga warga muslim sekitar vihara sebagai bentuk toleransi beragama di desa setempat.

“Adapun di Vihara Vimalakirti Ngargo setelah selesai upacara acara dilanjutkan dengan tumpengan dan hiburan pentas karawitan dan tari bedayan, hasil bekerjasama dengan warga muslim setempat. Dengan seni itu diharapkan kerukunan dan keharmonisan beragama selalu terjaga,” jelasnya.

Kegiatan lain yang dilaksanakan, tambahnya, dialog serta penyampaian ucapan selamat oleh Kapolsek Bagelen,  Iptu Ida Widaastuti S.H, di studio Amerta yang ada di Desa Hargorojo.

“Kami sangat berterima kasih, selama acara berjalan aman dan ancar, apalagi kepedulian pemerintah selalu setia mendampingi kami dengan kehadiran langsung Kapolsek Bagelen  beserta jajarannya,” pungkasnya.(P24/Wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.