PURWOREJO, purworejo24.com – Menjelang perayaan paskah tahun 2022, Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyiapkan ribuan personel pengamanan yang berasal dari berbagai fungsi kepolisian.
Sementara itu Polres Purworejo juga sudah menyiagakan ratusan personil pengamanan untuk pengamanan Perayaan Paskah tahun 2022 pada Jumat 15 April 2022 mendatang. Setiap Polres di wilayah HJJawa Tengah juga dihimbau oleh Polda Jawa Tengah untuk all out dan tidak lengah sehingga potensi kerawanan dapat diminimalisir.
“Yang kita kerahkan sebanyak 386 personil pengamanan Paskah yang akan dilaksanakan secara maksimal,” kata Kasi Humas Polres Purworejo Iptu Madrim Suryantoro pada Kamis 14 April 2022.
Iptu Madrim menambahkan Personil dari Brimob juga diterjunkan untuk proses sterilisasi lokasi ibadah dan tempat strategis lainnya. Diperkirakan, sekitar 4 Gereja besar di Purworejo akan memulai ritual keagamaan mulai hari ini.
“Semua gereja yang melaksanakan kegiatan akan kita amankan,” katanya.
Diketahui Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyampaikan sekitar 3.500 gereja Kristen dan Katolik di Jateng akan melaksanakan kegiatan perayaan Paskah. Sedangkan personel Polda Jateng yang dilibatkan untuk pengamanan berjumlah 24 ribu termasuk yang ada di Purworejo.
“Pelibatan personel dalam tugas pengamanan Paskah disesuaikan dengan kebutuhan dan perkiraan kerawanan di tiap wilayah kota/kabupaten,” ungkapnya.
Kabidhumas mengatakan, Kapolda Jateng juga sudah memerintahkan jajaran untuk berkoordinasi dengan TNI dan Pemda setempat, serta meminta pengurus gereja untuk membentuk keamanan secara internal.
Pengamanan dari pihak gereja amat membantu untuk menyaring dan mengenali jemaah yang akan mengikuti ibadah di masing-masing gereja.
“Kita berdayakan semua potensi dari unsur aparat, gereja serta masyarakat untuk membantu agar pengamanan Paskah berjalan maksimal,” kata Kabidhumas.
Terkait strategi pengamanan, dijelaskan kepolisian sudah menyiapkan langkah agar tidak kecolongan.
“Tiap gereja yang mengadakan misa akan dijaga personil Polri baik terbuka maupun tertutup. Personel juga dilengkapi senjata api. Adapun aplikasinya di lapangan akan disesuaikan sesuai tingkat kerawanan, lokasi, jumlah jemaat gereja dan sebagainya,” tambah Iqbal.
Sebelum pelaksanaan ibadah, Polri akan melakukan sterilisasi gereja dan memastikan tidak ada benda mencurigakan dan hal lain yang membahayakan.
“Pada tempat seperti katedral dan gereja besar, sterilisasi dilakukan oleh Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Gegana Satuan Brimob dan Unit K-9. Personil juga ada yang ditempatkan di lokasi selama 1×24 jam,” katanya. (P24-bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








