PURWOREJO, purworejo24.com – Polres Purworejo, Jawa Tengah, berkomitmen untuk mengejar predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pasca terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sejak tahun 2020 lalu.
Komitmen tersebut akan terus ditindaklanjuti, antara lain dengan upaya peningkatan pelayanan publik di seluruh bagian, satuan, hingga Polsek jajaran di 16 wilayah kecamatan.
Hal itu mengemuka dalam Rapat Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Polres Purworejo Tahun Anggaran 2021 di Auditorium Polres Purworejo, pada Kamis 20 Januari 2022. Rapat dipimpin Kabag Perencanaan Polres Purworejo, Kompol Suprihadi, diikuti para Kabag, Kasat, dan seluruh seksi.
“Berdasarkan laporan dari seluruh bagian, satuan, hingga seksi-seksi, secara umum kinerja kita pada 2021 sudah bagus. Namun, kita tidak boleh puas dengan itu, harus terus ditingkatkan karena mulai tahun 2022 ini kita memiliki banyak pekerjaan besar, khususnya untuk antisipasi Pemilu 2024 dan mewujudkan WBBM,” kata Kompol Suprihadi.
Diungkapkan, Polres Purworejo sesuai arahan Kapolres AKBP Fahrurozi memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan WBBM. Karena itu, seluruh bagian, satuan hingga Polsek jajaran harus dapat menyesuaikan. Caranya yakni terus melakukan inovasi demi meningkatkan pelayanan publik.
“Sebenarnya arahnya semua kan ke situ (pelananan publik). Kegiatan Reskrim, Intelkam, Sabhara dan yang lain kan intinya bagaimana dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Nah, karena itu hari ini kita rapat untuk evaluasi sekaligus merencana bagaimana caranya meminalisasi kendala,” ungkapnya.
Salah satu inovasi yang digagas Kapolres Purworejo dan diluncurkan oleh Kapolda Jateng belum lama ini adalah Program Omah Bhabin. Lewat program itu, kedekatan masyarakat dengan Polri kini kian terlihat.
“Dalam Omah Bhabin itu kita berupaya menginventarisasi masalah, memberi solusi, hingga mengangkat UMKM masyarakatDengan adanya kedekatan masyarakat itulah, secara tidak langsung kita lebih nyaman dalam berkomunikasi sehingga program-program lain juga berjalan lebih mudah,” terangnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Program Omah Bhabin bersifat jangka panjang sehingga dapak besar memang butuh waktu lama. Namun, setidaknya mampu memotivasi seluruh anggota untuk meningkatkan perannya di masyarakat.
“Rapat LKIP hari ini menjadi momentum seluruh anggoat untuk berkomitmen melaksanakan kegiatan dengan baik sesuai anggaran yang ada. Jadi seperti pesan Kapolres, jangan sampai kita melaksanakan program hanya sekadar untuk menyerap anggaran, tetapi yang lebih penting adalah juga harus berkualitas,” tegasnya.(p24/Wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








